Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan mencatat sebanyak 14 ribu pemilih pemula dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), hingga kini belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Menjawab hal tersebut, Disdukcapil Tangsel pun memberikan kemudahan proses perekaman dan pencetakan KTP-el bagi para pemilih pemula.
Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, para pemilih pemula dapat melakukan perekaman KTP-el dengan dasar genap berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
"Jadi saat hari H mereka mau mencoblos (menggunakan hak pilih), proses perekaman KTP bisa dilakukan sekarang. Misalnya saat ini usaia mereka baru 16 tahun 9 bulan. Nah, itu diperbolehkan, tapi pencetakan KTP-nya nanti tanggal 9 Desember," ujar Dedi, Sabtu (3/10/2020).
Pihaknya menargetkan hingga 9 Desember mendatang dapat mencetak seluruh KTP-el pemilih pemula yang jumlahnya mencapai 14 ribu tersebut.
"Persyaratan cukup fotokopi KK (Kartu Keluarga) dan akte lahir. Dan ada bukti tanda terima bahwa mereka sudah melakukan perekaman, dan tinggal diambil nanti saat usianya telah 17 tahun," tuturnya.
Untuk mencapai target tersebut, Disdukcapil Tangsel telah menyediakan kuota pencetakan KTP-el sebanyak 700 per hari. Kuota tersebut khusus untuk pemilih pemula.
“700 per hari untuk tujuh kecamatan. Berarti 100 kuota untuk setiap kecamatan," imbuhnya.
Meski terbilang banyak, Dedi tetap optimis pihaknya mampu melayani pencetakan KTP-el bagi pemilih pemula tersebut.
"Tentunya dengan partisipasi warga. Jadi warga yang datang ke kecamatan. Karena kita sudah sosialisasikan ke semuanya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGKini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews