Connect With Us

Jelang Pilkada, 14 Ribu Pemilih Pemula di Tangsel Belum Miliki KTP-el

Rachman Deniansyah | Sabtu, 3 Oktober 2020 | 20:47

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan mencatat sebanyak 14 ribu pemilih pemula dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), hingga kini belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Menjawab hal tersebut, Disdukcapil Tangsel pun memberikan kemudahan proses perekaman dan pencetakan KTP-el bagi para pemilih pemula. 

Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, para pemilih pemula dapat melakukan perekaman KTP-el dengan dasar genap berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 mendatang. 

 "Jadi saat hari H mereka mau mencoblos (menggunakan hak pilih), proses perekaman KTP bisa dilakukan sekarang. Misalnya saat ini usaia mereka baru 16 tahun 9 bulan. Nah, itu diperbolehkan, tapi pencetakan KTP-nya nanti tanggal 9 Desember," ujar Dedi, Sabtu (3/10/2020).

Pihaknya menargetkan hingga 9 Desember mendatang dapat mencetak seluruh KTP-el pemilih pemula yang jumlahnya mencapai 14 ribu tersebut. 

"Persyaratan cukup fotokopi KK (Kartu Keluarga) dan akte lahir. Dan ada bukti tanda terima bahwa mereka sudah melakukan perekaman, dan tinggal diambil nanti saat usianya telah 17 tahun," tuturnya. 

Untuk mencapai target tersebut, Disdukcapil Tangsel telah menyediakan kuota pencetakan KTP-el sebanyak 700 per hari. Kuota tersebut khusus untuk pemilih pemula. 

“700 per hari untuk tujuh kecamatan. Berarti 100 kuota untuk setiap kecamatan," imbuhnya. 

Meski terbilang banyak, Dedi tetap optimis pihaknya mampu melayani pencetakan KTP-el bagi pemilih pemula tersebut. 

"Tentunya dengan partisipasi warga. Jadi warga yang datang ke kecamatan. Karena kita sudah sosialisasikan ke semuanya," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Nyeri Dada Seperti Disayat Silet, Waspada Aorta Kompleks yang Mematikan Jika Terlambat Penanganan

Nyeri Dada Seperti Disayat Silet, Waspada Aorta Kompleks yang Mematikan Jika Terlambat Penanganan

Rabu, 20 Mei 2026 | 14:12

Penyakit aorta kompleks, khususnya diseksi (robekan) dan aneurisma (pelebaran) aorta, merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan medis paling fatal di dunia kardiovaskular.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill