Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan pelaksanaan Pilkada Tangerang Selatan 2020 mendatang terus berjalan meski di tengah pandemi COVID-19.
Hal tersebut ia sampaikan saat berkunjung ke Puspemkot Tangsel, Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel, Kamis (1/10/2020).
“Sesuai dengan gambaran dari Ibu Wali Kota, maupun pihak penyelenggara bahwa Pilkada di Tangsel Insyaallah siap dilaksanakan dengan baik," ujar Wahidin.
Dalam konteks kontestasi politik ini, WH hanya mengikuti seluruh kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kota. Namun dengan cacatan, seluruh peraturan khususnya protokol kesehatan harus dijalani.
"Saya tidak bisa memberikan pesan secara khusus, tapi apa yang dilakukan oleh Ibu Airin ya kita amini. Menurut saya kalau ada kekurangan, kekurangan itu masih dalam proses. Kalau ada yang perlu dibantu, kita bantu," kata WH.
Selaku pihak otoritas di Provinsi Banten, WH menuturkan jika pihaknya akan terus melakukan koordinasi demi lancarnya pagelaran pesta demokrasi ini.
Dalam situasi ini, menurutnya yang terpenting adalah soal penerapan protokol kesehatan, apalagi dengan kondisi Tangsel yang masih menerapkan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Jika terdapat pelanggaran dalam hal itu, WH sepenuhnya menyerahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Bawaslu kan sudah bikin catatan, sudah membuat daftar inventarisasi, sudah melakukan pengklasteran, termasuk juga mengumpulkan data dan Informasi," pungkasnya.(RMI/HRU)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews