KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada yang akan dihelat Desember 2020 mendatang. Jumlahnya nyaris satu juta pemilih.
Komisioner Divisi Program Data dan Perencanaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel Ajat Sudrajat mengatakan, jumlah DPT tersebut ditetapkan usai pihaknya menggelar rapat pleno 15 Oktober 2020 lalu.
"Ya kemarin per tanggal 15 Oktober 2020 kami sudah menetapkan daftar pemilih tetap sejumlah 976.019 pemilih," ujar Ajat, Jumat (16/10/2020).
Jumlah DPT yang telah ditetapkan tersebut bertambah dari jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sudah ditetapkan sebelumnya.
"Jadi data itu yang sudah kami plenokan yang dalam penetapan DPS sejumlah 924.602 pemilih. Sehingga ada kenaikan sejumlah 51.417 pemilih," paparnya.
Diketahui, Pilkada yang akan dihelat pada 9 Desember 2020 mendatang akan diikuti tiga pasangan calon, yakni pasangan Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dengan nomor urut 1, pasangan calon Siti Nur Azizah - Ruhamaben dengan nomor urut 2, dan Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan dengan nomor urut 3.(HRU/RMI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews