Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan, Bambang Dwitoro telah menghembuskan nafas terakhirnya usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, Tangsel, Sabtu (12/12/2020) sekitar pukul 03.40 WIB.
Almarhum yang sebelumnya dinyatakan terpapar COVID-19 itu pun langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangsel.
Sementara itu, rumah duka almarhum yang terletak di Jalan Menjangan 3 A, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel, sontak langsung dipadati para pelayat.

Ditemui di lokasi, Ketua Rukun Tetangga (RT) 1 RW 3, Asmui menuturkan bahwa semasa hidupnya, almarhun dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik.
"Luar biasa di lingkungan baik banget orangnya, ramah betul. Orangnya diam enggak banyak bicara, baik betul pokoknya, Alhamdulillah," tutur Asmui, Sabtu (12/12/2020).
Kepada awak media, Asmui mengungkapkan, dirinya sangat terkejut saat mendengar kabar duka tersebut.
Terlebih, Pimpinan KPU wafat tepat sehari sebelum hari ulang tahunnya yang jatuh pada hari Minggu (13/12/2020).
"Bahkan besok pagi tanggal 13, (Almarhum) ulang tahun ke-41, jadi lahirnya tanggal 13 bulan 12 tahun 1979," tuturnya.
Senada dengannya, Komisioner KPU Ajat Sudrajat juga menyebut bahwa almarhum merupakan pribadi yang baik. Keuletan bekerjanya, menjadi contoh para staf dan rekan kerjanya di KPU.
"Ya Alhamdulillah, luar biasa beliau itu orang yang baik. Beliau itu memang pekerja keras, teliti. Beliau sosok pemimpin yang sangat baik," kata Ajat kepada Tangerangnews.
Diketahui, almarhum meninggalkan satu istri dan dua orang anak.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGArgumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews