Petugas Damkar saat memegang Hewan jenis Ular sanca dengan ukuran panjang mencapai sekitar 3 meter di wilayah Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (21/1/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Seekor ular dengan ukuran panjang mencapai sekitar 3 meter kembali ditemukan tengah bersembunyi di dalam rumah warga di wilayah Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (21/1/2021).
Ular jenis sanca itu berhasil diamankan oleh Tim Charlie Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel usai mendapati laporan dari sang pemilik rumah.
Reptil berdarah dingin ini diketahui pemilik rumah ketika mendengar suara seperti benda jatuh di atas plafon kamar mandi.
“Setelah dilihat ternyata ada ular dan segera telepon Damkar," ujar Komandan Regu tim Charlie Dinas Kebakaran dan Penyelamatan kota Tangsel Ilham Faturohman saat dikonfirmasi.
Saat diamankan, Ilham sempat mengira bahwa ular tersebut sudah tiada, sebab saat dicari ia tak menemukannya.
Namun ular yang khas dengan motif batiknya itu ternyata tengah bersembunyi di dalam kamar mandi.
"Kami mengira ular sudah pergi lagi, setelah saya mau balik saya geser ember ternyata ular itu sembunyi di bawah kursi kecil yang ada di pojok kamar mandi sehingga nyaru (tidak kelihatan)," kata Ilham.
Usai menangkap seekor ular tersebut, Ilham beserta timnya pun kembali menyisir sekitar lokasi penemuan guna memastikan agar tak ada lagi ular yang membahayakan warga.
"Memang di situ daerah perlintasan ular, karena dekat kali. Setelah menangkap ular itu, kita melakukan penyisiran di sekitar rumah pelapor tetapi tidak menemui lagi," tuturnya.
Sementara itu usai berhasil diamankan, ular itu pun langsung dibawa ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel. (RAZ/RAC)
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Didit Herdiawan Ashaf merencanakan pembangunan program Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.