Connect With Us

Aisyah Sebatang Kara di Tangsel Melawan Paparan COVID-19

Rachman Deniansyah | Sabtu, 30 Januari 2021 | 20:07

Aisyah Allisa, 10 tahun, dinyatakan telah sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari di Rumah Lawan COVID-19 Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kisah haru menyelimuti Rumah Lawan COVID-19 saat melepas kepulangan Aisyah Allisa, anak sebatang kara yang kini telah dinyatakan sembuh dan terbebas dari paparan virus Corona, Sabtu (30/1/2021).

 

Aisyah yang saat ini masih berusia 10 tahun itu, harus dihadapkan dengan kenyataan pahit. 

 

Sebelum dinyatakan positif dan dirawat di Rumah Lawan COVID-19 Tangsel, Aisyah lebih dulu merasakan duka yang mendalam.  

Ia ditinggal oleh ibu kandungnya, Rina Darmakusumah,46, yang meninggal dunia diduga akibat terserang COVID-19, Sabtu (16/1/2021) lalu. Sementara ayahnya, sudah meninggal lebih dulu sejak beberapa tahun lalu.

 

Aisyah pun terpaksa harus menjalani masa perawatan seorang diri. 

Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Tangsel, Suhara Manullang menuturkan, Aisyah dinyatakan sembuh setelah menjalani masa karantina selama hampir dua pekan. 

 

"Selama 13 hari masa karantina. Alhamdulillah saat ini Aisyah sudah dinyatakan sembuh," ujar Suhara usai memulangkan Aisyah. 

 

Suhara menceritakan, Aisyah dinyatakan terpapar setelah menjalani uji swab di salah satu rumah sakit swasta. 

 

"Tapi sebenarnya Aisyah adalah orang tanpa gejala ya, termasuk OTG dia," sambungnya. 

 

Kini, Aisyah dinyatakan sembuh.

 

"Bahwa kesembuhan itu tidak ditentukan hasil swab. Selama masa isolasi terpenting, OTG 10 hari, kalau gejala ringan 10 hari gejala, setelah itu tambah tiga hari lagi," terang Suhara.

TangerangNews.com berkesempatan melihat langsung  prosesi kepulangan Aisyah. Proses kepulangan berjalan begitu haru. 

 

Isak tangis Aisyah pun tak terelakan. Tak sedikit tenaga medis, dan para psikolog yang telah menemani Aisyah selama menjalani karantina, bergantian memeluknya. 

Kepulangan Aisyah tersebut, turut disambut oleh Kepala Dinas Sosial, Wahyunoto Lukman dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Khairati. 

 

Wahyunoto Lukman mengatakan, Aisyah yang kini hidup sebatang kara akan dirawat oleh pihak Dinas Sosial.

 

"Jadi untuk sementara ke rumah seorang pegawai Dinsos," pungkas Wahyu seraya tersenyum menyatakan dirinya adalah pegawai Dinsos.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

BANTEN
Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih

Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih

Kamis, 2 April 2026 | 10:39

Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.

KOTA TANGERANG
Produsen Pipa Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastuktur untuk Pemulihan Pascabencana

Produsen Pipa Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastuktur untuk Pemulihan Pascabencana

Kamis, 2 April 2026 | 16:04

Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang kerap melanda berbagai wilayah Indonesia menyisakan persoalan pelik, lumpuhnya distribusi air bersih.

SPORT
Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill