Connect With Us

Korban Kecelakaan Maut di Pamulang Bertambah, Sang Ibu Menyusul 

Rachman Deniansyah | Kamis, 25 Februari 2021 | 22:47

Seorang Anggota kepolisian menunjuk ke arah tempat terjadinya kecelakaan maut hingga merenggut nyawa dua balita di Jalan Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (25/2/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Korban jiwa kecelakaan maut yang terjadi Jalan Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (25/2/2021) bertambah. 

Saat ini, sang ibu yang diketahui berinisial I, 42 menyusul kepergian dua buah hatinya yang belakangan diketahui berinisial berinisial KA, 3 dan RS, 1, yang lebih dulu meninggal dunia di lokasi. 

Kanit Laka Polres Tangsel Iptu Budi Irawan mengatakan, sang ibu dinyatakan meninggai dunia usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhineka Bakti Husada. 

"Ya mas sang ibu dinyatakan meninggal dunia. Almarhum mengalami luka memar pada dada, lecet pada tangan kanan. Almarhum dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," jelas Budi saat dikonfirmasi. 

Sedangkan anak lainnya, berinisial TA, 13, yang diketahui selaku pengendara saat kecelakaan terjadi, kini masih menjalani perawatan medis. 

"TA mengalami luka lecet pada kaki bagian kanannya," sambungnya. 

Baca Juga :

Sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan pengendara motor dan truk baru saja terjadi di Jalan Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (25/2/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Kecelakaan bermula, saat motor Yamaha Mio Soul  yang dikendarai para korban tengah melaju dari arah Pamulang ke arah Cirendeu. 

Namun tiba-tiba, kendaraan korban disenggol oleh pemotor dari arah yang sama. Hingga korban kehilangan kendali dan terjatuh ke arah kanan. 

Pada saat yang bersamaan, ternyata terdapat kendaraan truk yang melintas dari arah berlawanan. 

Akibatnya, kedua anak kecil berinsial KA, 3 dan RS, 1 yang dibonceng pada kendaraan tersebut terjatuh dan masuk ke kolong kendaraan truk. 

Atas kondisi tersebut, KA dan RS pun terlindas dan terseret hingga mengalami luka serius. Akibatnya, seorang balita dan bayi tersebut pun meninggal dunia di tempat kejadian. (RAZ/RAC)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill