Connect With Us

Sakit Hati Jadi Penyebab Kuli Bangunan Bantai Pasutri WNA di Serpong

Rachman Deniansyah | Minggu, 14 Maret 2021 | 16:10

Pelaku Wahyu Apriansyah, 22, saat diringkus Jajaran Satreskrim Polres Tangerang Selatan terkait pembunuhan sepasang suami istri, Minggu (14/3/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Rasa kecewa dan sakit hati telah membuat seorang kuli bangunan bernama Wahyu Apriansyah, 22 dibutakan dengan amarah.

Hingga akhirnya dia tega membantai pasangan suami istri berbeda negara di Perumahan Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (13/3/2021) kemarin. 

Dengan sebilah kapak, Wahyu tega membacok seorang warga negara Jerman, Kurt, beserta istrinya warga negara Indonesia bernama Naomi.

Tak tanggung-tanggung, perbuatan sadis tersebut dilakukan Wahyu di kediaman mantan majikannya tersebut. 

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin menuturkan, rasa sakit hati yang telah membutakannya itu diterima saat Wahyu bekerja dengan korban. 

Saat itu, Wahyu kerap menerima cacian dari sang mantan majikannya tersebut. Hal itu lah yang membuat Wahyu naik pitam hingga tega menghabisi keduanya.

"Motif pelaku merasa sakit hati, karena sering dikata-katai (dicaci) dengan kata-kata kotor," ungkap Iman di Mapolres Tangsel, Minggu (14/3/2021).

Selain cacian, selama bekerja Wahyu juga kerap menerima perbuatan-perbuatan yang memancing amarahnya. 

"Dengan perbuatan-perbuatan yang menurut pelaku itu saat menghina dirinya," imbuhnya. 

Atas hal itulah, Wahyu yang dikuasi oleh amarahnya itu merencanakan untuk menghabisi mantan majikannya tersebut. 

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Tangsek AKP Angga Surya Saputra menuturkan, rasa kecewa dan sakit hati tersangka semakin memuncak saat dirinya diberhentikan kerja oleh mantan majikannya tersebut. 

Baca Juga :

"Tersangka merupakan kuli harian lepas di rumah korban. Jadi sedang merenovasi bagian depan rumah korban. Ngecat tembok dan renovasi atap rumah. Tersangka mulai bekerja 22 Februari kemudian diberhentikan oleh korban 8 Maret 2021. Atas dasar pekerjaannya kurang bagus dan lainnya," jelas Angga.

Dengan rasa amarah, Wahyu berangkat dari kediamannya di wilayah Legok, Kabupaten Tangerang, berniat menghabisi korbannya. 

"Tersangka sudah mengetahui kondisi rumah. Tersangka memanjat pagar, kemudian memanjat stager yang dia buat untuk renovasi ke lantai dua. Karena dia tahu lantai dua tidak pernah dikunci," katanya.

Dari lantai dua tersebut, tersangka pun mulai mengintai kedua korbannya. Ia mulai beraksi saat kedua mantan majikannya tersebut memasuki kamar. 

"Tersangka turun lewat tangga dan kemudian ketika turun melihat sebuah kapak dan diselipkan di pinggang kanannya. Tersangka enggak langsung menuju kamar, tapi menuju ke pintu utama. Memancing si korban keluar," papar Wahyu. 

Korban Naomi yang pertama keluar. Sebelum tiba di pintu utama, tersangka langsung mengayunkan kapak sehingga mengenai dagu dan lehernya. Setelah itu, korban dibawa ke kamar dan disabet lagi dengan kampak sehingga mengenai lengannya.

"Mendengar keributan, korban dua (Kurt) terbangun dan langsung dilayangkan sabetan kapak," sambungnya. 

Usai menjalani aksi sadisnya tersebut, tersangka pun langsung melarikan diri sembari membawa kabur ponsel milik korbannya. 

"Pelaku kabur kembali ke Legok, kemudian ganti baju dan langsung memesan ojek online menuju ke stasiun. Tersangka pun lari ke Tambun, Bekasi," kata Angga. 

Kurang dari 24 jam, Wahyu berhasil diciduk polisi. Ia bersembunyi di rumah saudaranya. 

Atas aksi sadisnya tersebut, Wahyu kini diancam dengan kurungan penjara. Ia dihukum dengan pasal berlapis. 

"Saat ini terhadap yang bersangkutan kami sangkakan Pasal pembunuhan berencana dengan Pasal 340 KUHP dan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, yang ancaman pidananya hingga 20 tahun penjara dan seumur hidup," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BISNIS
3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 20:09

Masyarakat kerap memasak berbagai menu khas saat momen Lebaran. Makanan sepeti rendang, opor ayam hingga kue kering biasanya disajikan untuk keluarga besar maupun tetangga yang bersilaturahmi.

HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill