Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com-Peringati hari jadi yang ke-39 tahun, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) terus menunjukkan komitmennya dalam menjadi perusahaan yang peduli dengan lingkungan.
Komitmen itu ditunjukkan dengan aksi penanaman seribu pohon di seluruh Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh WOM Finance Kantor Cabang Ciputat di wilayah Setu dan Pamulang, Tangerang Selatan.
Aksi peduli lingkungan tersebut dilakukan dengan tujuan agar dapat mengembalikan ekosistem pohon yang kini semakin berkurang akibat adanya penebangan.
Deputy Business Unit Head Regional Banten, Swito Sitompul menuturkan adapun tanaman yang ditanam, diantaranya bibit mangga, bibit rambutan, jambu jamaika, nangka, tebubuya kuning, tebubuya pink dan pucuk merah.
"Jika tanaman buah, bisa dimanfaatkan buahnya. Dengan penghijauan kita bisa terhindar dari bahaya banjir, tanah longsor atau erosi. Intinya jika kita sayangi alam kita, maka alam pun akan sayang kepada kita. Oleh karena itu mari hijaukan lingkungan kita," tutur Swito, Selasa (23/3/2021).
Tak hanya itu, Swito mengatakan bahwa penanaman pohon tersebut juga dapat memberikan dampak positif lainnya.
"Seperti untuk memproduksi oksigen, mengurangi CO2 dan polutan lainnya," imbuhnya.
Kepedulian terhadap lingkungan tersebut, kata Swito, dilakukan atas dasar banyaknya bencana yang diakibatkan oleh adanya kerusakan lingkungan.
"Dengan banyaknya bencana yang terjadi yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan, menuntut kepedulian bersama untuk menata kembali lingkungan salah satunya dengan penghijauan mulai dari lingkungan rumah, kantor dan lingkungan lainnya," pungkasnya. (RED/RAC)
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGMusisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews