Connect With Us

Cekcok Masalah Cuci Tangan dengan Ojol, Berujung Satpam Jadi Tersangka

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 31 Mei 2021 | 07:02

Perkelahian satpam dengan pengemudi ojek online (ojol) di Kompleks The Icon, Desa Sampura, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Satpam Kompleks The Icon di Desa Sampora, Cisauk, Kota Tangerang Selatan, berinisial H yang ribut dengan pengemudi ojek online (ojol) gara-gara masalah cuci tangan, ditetapkan menjadi tersangka oleh Kepolisian. 

Pengemudi ojol berinisial AW yang merasa menjadi korban pemukulan satpam itu melaporkan pelaku ke Polsek Cisauk.

Polisi pun meminta keterangan kepada saksi dan bukti petunjuk CCTV yang ada di lokasi. Selain itu, hasil visum kondisi korban pun memperkuat status tersangka kepada pelaku.

"Korban ada luka di bibir, lecet, kemudian kelingking tangan kanan lecet," ujar Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana seperti dilansir dari detikcom, Senin, 31 Mei 2021.

Baca Juga :

Dari hasil penyelidikan, polisi menilai H terbukti melakukan pemukulan terhadap AW, pada Jumat, 28 Mei 2021, sekitar pukul 13.30 WIB.

"Sudah tersangka. Kena Pasal 351 KUHP," katanya.

Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada satpam H di Polsek Cisauk. "Sekarang masih kita amankan. Kita punya waktu 24 jam, masih dalam pemeriksaan," ungkapnya. (RAZ/RAC)

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill