Connect With Us

Korban COVID-19 Tercatat 1.003 Jenazah di TPU Tangerang Selatan Juni 2021

Rachman Deniansyah | Jumat, 25 Juni 2021 | 21:39

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan . (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jumlah jenazah yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, kini semakin meningkat. 

Tercatat, hingga saat ini sudah terdapat lebih dari 1.000 jenazah yang dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19 tersebut. 

"Sekarang sudah 1.003 jenazah yang dimakamkan," ujar Kepala TPU Jombang, Tabroni saat dihubungi, Jumat, 25 Juni 2021. 

Menurutnya, jumlah jenazah yang dimakamkan itu mengalami peningkatan sejak Juni, tepatnya pascalebaran 2021.

Perharinya saja, kata Tabroni, pihaknya dapat memakamkan hingga belasan ataupun puluhan jenazah. 

"Untuk hari ini saja ada 15 jenazah," kata dia. 

Ia mencatat hingga pekan keempat ini, terdapat kenaikan jumlah jenazah mencapai lebih dari 500 persen. 

"Sudah melampaui, bulan Juni ini paling banyak. Sebelumnya itu di Bulan Januari, ada 148 jenazah. Sekarang sampai tanggal 25 ada 160-an jenazah," pungkasnya. (RED/RAC)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill