PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat
Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TANGERANGNEWS.com-Aksi berbahaya menghadang truk di tengah jalan yang dilakukan oleh sekumpulan remaja di Tangerang Selatan, kembali memakan korban. Kali ini, insiden maut itu terjadi dekat Taman Tekno, tepatnya di Jalan Raya Serpong, Setu, Tangerang Selatan, Jumat, 2 Juli 2021 malam.
Aksi berbahaya menghentikan truk yang tengah melaju di tengah jalan tersebut, menewaskan remaja berinisial YF, 16. "Bermula ketika kendaraan truk tronton Hino yang dikemudikan oleh sopir berinisial SPR sedang melaju dari arah Parung menuju BSD," ujar Kanit Laka Polres Tangsel Iptu Agus Sutisna, Sabtu, 3 Juli 2021.
Sesampainya di dekat bundaran Taman Tekno, korban bersama rekannya turun ke jalan. Mereka berdiri di tengah-tengah jalan tanpa sedikit pun merasa khawatir. "Setelah menghadang, YF melompat ke bemper depan, sebelah kiri truk tersebut," kata Agus. Namun saat melompat, korban justru terjatuh. "Kemudian korban terlindas ban kiri depan truk," imbuhnya.
Atas kejadian itu, YF mengalami luka yang cukup parah dan kehabisan banyak darah. Sehingga nyawa korban pun tak dapat diselamatkan. "Korban meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Tangerang," pungkasnya.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews