Connect With Us

Pemkot Tangerang Selatan Kini Kekurangan Tenaga Kesehatan

Rachman Deniansyah | Jumat, 16 Juli 2021 | 20:06

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat di wawancarai awak media, Tangsel, Jumat, 17 Juli 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Selain terhalang dengan minimnya ruang perawatan, penanganan COVID-19 di Tangerang Selatan kini juga terkendala dengan kurangnya tenaga kesehatan. 

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, hal itu usai menggelar rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di rumah dinasnya yang terletak di kawasan Serpong, Tangsel, Jumat, 17 Juli 2021. 

"Kekurangan tenaga kesehatan kita itu pasti," ujar Benyamin kepada awak media. 

Menurut catatannya, saat ini total tenaga medis yang bertugas di wilayahnya berjumlah tak lebih dari 548 orang. 

"Tenaga kesehatan PNS dan non PNS itu ada 548 orang, di RSU dan di Puskesmas. Artinya yang kami kelola di Dinkes," kata dia. 

Belum lagi, kata Benyamin, 180 orang diantaranya kini sedang menjalani isolasi lantaran telah terpapar COVID-19. 

"Artinya tidak bisa bertugas, kami jelas kekurangan tenaga kesehatan, nakes kita kekurangan," imbuhnya. 

Sementara itu di sisi lain, dalam upaya penanganan COVID-19 yang kini masih mengalami lonjakan, Pemerintah Kota Tangsel saat ini tengah berupaya menambah ruang perawatan di wilayah. 

"Kemarin saja tanggal 15 yang terkonfirmasi positif itu 548 orang. Kemudian upaya pertama tentunya mencukupi kamar perawatan," ujar Benyamin. 

Khusus bagi pasien tanpa gejala, dan gejala ringan, pihaknya masih menjadikan Rumah Lawan COVID-19 sebagai rujukan utama. 

"Tetapi catatan, tempatnya hampir penuh. Dari 300 itu, 270-nya sudah terisi," kata dia. 

Atas kondisi demikian, untuk mengatasi ledakan kasus berikutnya Pemkot Tangsel berupaya penuh untuk memaksimalkan penambahan ruang perawatan di RSU Serpong Utara, Pakulonan, Tangsel. 

"Saat ini RSU Serpong Utara ada 30 tempat tidur yang sudah digunakan oleh pasien. Ke depan kita akan memaksimalkan kapasitas hingga 100, dengan maksimal sampai 200. Karena nantinya RSU Serpong Utara khusus untuk pasien COVID-19 saja, menambah kapasitas RLC," paparnya. 

Di sisi lain untuk jangka panjangnya, Pemkot Tangsel kini masih meneruskan pembangunan RSU Pondok Aren. 

"Sama kapasitasnya ada 5 lantai kurang lebih 1 lantainya itu 50 kapasitas tempat tidur, ada 200-an tempat tidur," katanya. 

Benyamin mengatakan, agar kedua Rumah Sakit Umum tersebut dapat beroperasi dengan maksimal, pihaknya kembali melayangkan surat pengajuan bantuan ke Pemerintah Pusat. 

"Saya sudah mengajukan surat ke Menteri Kesehatan untuk meminta bantuan tempat tidur dan seluruh infrastruktur yang dibutuhkan untuk beroperasinya rumah sakit Serpong Utara dan Pondok Aren," tuturnya. 

Ia menargetkan agar upaya tersebut dapat tercapai secepat mungkin. Harapannya agar dapat menangani masyarakat yang terpapar Corona. 

"Mudah-mudahan kapasitas maksimalnya bisa tercapai secepatnya,” jelasnya.

TANGSEL
Diduga Lecehkan Penumpang Perempuan di KRL, Dosen Kampus Tangsel di-Blacklist KAI

Diduga Lecehkan Penumpang Perempuan di KRL, Dosen Kampus Tangsel di-Blacklist KAI

Senin, 16 Maret 2026 | 11:52

Seorang pria yang disebut berprofesi sebagai dosen di salah satu kampus di Tangerang Selatan (Tangsel) masuk daftar hitam atau blacklist layanan KRL setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill