Connect With Us

Donor Plasma Konvalesen Hingga Tabur Bunga Cara IDI Tangsel Peringati Kemerdekaan

Rachman Deniansyah | Selasa, 17 Agustus 2021 | 19:43

Peringati HUT ke-76 Republik Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang Selatan menggelar serangkaian kegiatan vaksinasi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Peringati HUT ke-76 Republik Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang Selatan menggelar serangkaian kegiatan yang masih berkaitan dengan perjuangannya dalam memerangi pandemi COVID-19 yang melanda negeri ini. 

Bendahara IDI Tangsel, Non Herawati menuturkan, rangkaian kegiatan demi kegiatan telah dimulai sejak Senin, 16 Agustus 2021 kemarin. 

Peringati HUT ke-76 Republik Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang Selatan menggelar serangkaian kegiatan vaksinasi.

Dimulai dengan pelaksanaan vaksinasi di salah satu sekolah di wilayah Pamulang, Tangsel. 

"Kemudian kami lanjutkan vaksinasi hari ini di Polres Tangerang Selatan. Beberapa teman-teman IDI membantu sebagai tim skrining dan juga vaksinator," ujar Herawati saat dihumpai di Kantor UDD PMI Tangsel, Selasa, 17 Agustus 2021. 

Vaksinasi tersebut, dilakukan guna membantu pemerintah dalam mencapai target kekebalan massal atau herd immunity di Indonesia, khususnya Tangsel. 

	Pendonor Plasma Konvalesen dalam memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia.

Selain dengan vaksinasi, IDI Tangsel juga menabur bunga dan mengirimkan bunga bagi mereka yang dimakamkan di makam khusus COVID-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangsel. 

"Jadi tadi salah satu acara kita ke TPU Jombang sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang gugur atau meninggal dunia akibat COVID-19 ini. Sebab ada juga beberapa rekan kami (dokter) yang dimakamkan di sana," jelasnya. 

Usai menabur bunga dan mengenang para pahlawan COVID-19, Herawati dan dokter lainnya juga langsung bertolak ke Kantor UDD PMI Tangsel. 

	Peringati HUT ke-76 Republik Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang Selatan menggelar serangkaian kegiatan vaksinasi.

Mereka menutup kegiatan panjangnya hari ini, dengan mendonorkan plasma konvalesen yang diharapkan dapat membantu pasien-pasien terinfeksi COVID-19 yang kini sedang berjuang melawan rasa sakit. 

"Ya untuk donor plasma ini kami ada dua orang yang melakukan skrining, tapi yang lolos satu dan sudah menjalani donor. Diharapkan plasma ini dapat berguna bagi para pasien yang kini masih dinyatakan positif COVID-19," tuturnya. 

Ia berharap, agar seluruh kegiatan yang telah dilaksanakannya itu, sedikitnya dapat membantu memulihkan negeri yang dalam hari jadinya ini sedang dilanda pandemi.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill