Connect With Us

ODGJ di Tangerang Selatan Mulai Jalani Vaksinasi COVID-19

Rachman Deniansyah | Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:52

Puluhan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Tangerang Selatan mengikuti program vaksinasi COVID-19 di Panti Rehabilitasi Mental Primaguna, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan pada Kamis, 19 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Tangerang Selatan kini mulai mengikuti program vaksinasi COVID-19 di Panti Rehabilitasi Mental Primaguna, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan pada Kamis, 19 Agustus 2021. 

Kali ini, terdapat 40 orang dalam gangguan jiwa yang mengikuti penyuntikan vaksin dosis pertama ini.

"Vaksinasi disabilitas yang saat ini dilaksanakan adalah untuk disabilitas mental di Klinik Primaguna yang ada di Kelurahan Buaran. Ini ada 40 orang disabilitas mental, jadi termasuk ODGJ," ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Tangsel, Evi Puji Lestari kepada awak media. 

Evi menuturkan, tak ada yang berbeda dengan proses vaksinasi bagi para ODGJ ini. 

"Prosesnya semua sama mulai dari screening, adakah dia penyakit-penyakit penyerta. Bila dia memenuhi syarat penyakit penyerta, minimal tiga bulan atau dia dapat beraktivitas normal selama tiga bulan. Minimal dia tidak ada keluhan, itu boleh melakukan vaksinasi. Jadi secara khusus, secara syarat tertentu tidak ada," terangnya. 

Hanya saja, kata Evi, yang berbeda hanya jenis vaksin yang digunakan. Dalam penyuntikan kali ini, ia menggunakan vaksin jenis Sinopharm. 

"Jadi hanya hanya jenisnya saja yang saat ini berbeda. Yang berbeda hanya tenggat waktu penyuntikannya. Sinopharm ini 21 hari dilaksanakan lagi vaksin kedua, tiga minggu kurang lebih," katanya. 

Evi menuturkan, proses penyuntikan bagi ODGJ dan disabilitas lain akan terus dilakukan secara simultan. 

"Kalau secara umum disabilitas terdapat 592 orang di wilayah Kota Tangerang Selatan, itu sasarannya untuk melakukan vaksin. Jadi sampai hari ini sudah 25 persen tercapai," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill