Connect With Us

3 Prajurit TNI Asal Papua Jadi Perhatian Warga Saat Vaksinasi di Serpong

Rachman Deniansyah | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:34

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19 di Kantor Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 19 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan vaksinasi di Kantor Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan berjalan begitu ramai dengan antusias warga yang cukup tinggi. 

Usut punya usut, ternyata ada yang berbeda dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut. 

Setiap warga yang hadir dibuat tertarik dengan adanya keberadaan tiga prajurit TNI Bintara Otonomi Khusus asal Papua yang berdandan lengkap dengan pakaian adat di lokasi vaksinasi tersebut. 

Seluruh pasang mata tampak menyorot ke arah tiga prajurit sebut. Bahkan tak jarang, terdapat sejumlah peserta yang meminta foto dengan mereka. 

Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf Bambang Herry Tugiyono mengatakan, maksud keberadaan tiga prajurit TNI asal Papua di lokasi vaksinasi tersebut bukan hanya untuk menarik minat para peserta. 

TNI Bintara Otonomi Khusus asal Papua yang berdandan lengkap dengan pakaian adat saat berswa foto bersama di Kantor Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan,Kamis, 19 Agustus 2021.

Namun juga untuk membuktikan bahwa Republik Indonesia ini merupakan negara yang sangat menjunjung persatuan dan nilai Bhineka Tunggal Ika, berbeda namun tetap satu. 

"Memang mereka adalah ikon yang menjadi daya tarik. Kebetulan di Kodim 0506 Tangerang ini terdapat Bintara Otsus (otonomi khusus). Mereka ini asli dari Papua," ujar Bambang saat meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut, Kamis, 19 Agustus 2021. 

	TNI Bintara Otonomi Khusus asal Papua yang berdandan lengkap dengan pakaian adat saat berswa foto bersama di Kantor Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan,Kamis, 19 Agustus 2021.

Selain menjadi daya tarik dalam pelaksanaan vaksinasi, ketiga prajurit itu juga mengenalkan budaya di tempat kelahirannya. Hal itu membuktikan bahwa negeri ini memiliki kekayaan budaya yang sudah tak diragukan.

"Oleh karena itu mereka dimunculkan, termasuk budaya mereka, dan ketiganya adalah kebanggan kita semua. Mereka memang menarik perhatian. Jadi saya lihat mulai dari tadi pendaftaran, kemudian photo booth, ini banyak yang berfoto dengannya. Ini merupakan langkah kreatif dari Danramil," tuturnya. 

Atas inovasi itulah, penyuntikan vaksin pada dosis kedua kali ini berjalan optimal, dan sesuai dengan jumlah peserta peda dosis pertama yang mencapai 500 orang. 

"Kita berharap yang kemarin melaksanakan vaksinasi dosis satu di sini, semua bisa hadir untuk melaksanakan vaksinasi dosis kedua. Targetnya kemarin (dosis pertama) 500. Harusnya mereka kembali lagi jadi target 500 (dosis kedua). Jadi sudah waktu sesuai dengan tanggal yang ditentukan," tandasnya.

TEKNO
Langkah Tepat Melaporkan Data Tersebar Akibat Sembarang Klik Link Pinjol Ilegal Terbaru 2026

Langkah Tepat Melaporkan Data Tersebar Akibat Sembarang Klik Link Pinjol Ilegal Terbaru 2026

Senin, 2 Maret 2026 | 11:32

Waspada ancaman klik link pinjol ilegal terbaru 2026. Ketahui langkah tepat cara cek dan melaporkan data pribadi yang tersebar ke otoritas terkait.

KAB. TANGERANG
Gegara Gagal Nyalip, 1 Pemotor Tewas dan 3 Luka-luka Akibat Tabrakan di Legok Tangerang

Gegara Gagal Nyalip, 1 Pemotor Tewas dan 3 Luka-luka Akibat Tabrakan di Legok Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 | 23:42

Kecelakaan antar sepeda motor terjadi di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang, Banten pada Senin 2 Maret 2026. Akibat peristiwa ini, satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

BANDARA
4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

Selasa, 3 Maret 2026 | 15:33

Wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill