Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com – Atap sebuah rumah warga di Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, yang dihuni tiga keluarga roboh akibat hujan deras yang terjadi pada Senin 11 Oktober 2021 malam. Akibat peristiwa ini, sebanyak 12 orang penghuni rumah tersebut terpaksa mengungsi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tangsel Urip Supriatna mengatakan, penyebab robohnya atap rumah karena diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir, ditambah kontur bangunan yang sudah rapuh termakan usia.
"Dikarenakan jumlah curah hujan yang tinggi dan kondisi rumah tua menyebabkan struktur langit-langit runtuh ke bawah," kata Urip Supriatna, Rabu 13 Oktober 2021, seperti dikutip dari Kompas.
Urip menjelaskan, robohnya atap rumah tidak menelan ada korban jiwa. Saat peristiwa terjadi, seluruh penghuni yang berjumlah 12 orang berhasil menyelamatkan diri.
Dia menyebutkan barang-barang yang berada di dalam rumah tersebut rusak berat tertimpa atap bangunan yang runtuh. "Langit-langit runtuh ke bawah dan menimpa barang-barang yang ada di bawahnya. Menyebabkan kerusakan pada rumah tersebut," terangnya.
Urip melanjutkan, rumah yang roboh tersebut saat ini belum bisa ditempati untuk sementara waktu. “Sebanyak 12 orang penghuni mengungsi dan tinggal sementara di kediaman kerabatnya,” ungkap dia.
Urip menambahkan, saat ini keluarga korban membutuhkan bantuan untuk pembangunan renovasi rumah agar dapat ditempati lagi.
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TODAY TAGMenyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews