Connect With Us

Korban Pohon Tumbang di Kota Tangerang Dapat Asuransi

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 19 Februari 2021 | 20:15

Acara peresmian Ecofarm Kampung Baru dan peluncuran program asuransi pohon tumbang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan (Disbudparman) Kota Tangerang meluncurkan program asuransi pohon tumbang. 

 

Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Kepala Disbudparman Kota Tangerang Ubaidillah di Ecofarm Kampung Baru, Karawaci, Jumat (19/2/2021). 

 

Menurut Ubaidillah, program asuransi pohon tumbang sebagai bentuk santunan kepedulian pemerintah kepada masyarakat Kota Tangerang yang tertimpa musibah bencana alam pohon tumbang. 

 

"Walaupun berbagai upaya pemeliharaan pohon sudah sering dilakukan Disbudparman. Namun, tidak menghindarkan wilayah Kota Tangerang dari bencana alam pohon tumbang," ujarnya. 

 

Dalam program ini, Disbudparman Kota Tangerang bekerjasama dengan PT Asuransi Umum Bumi Putera Muda (BUMIDA) untuk mengasuransikan lebih dari 35.000 pohon yang berada di area RTH publik. 

 

"Ini untuk diasuransikan melalui program Asuransi Publik Liability yaitu perlindungan asuransi terhadap warga masyarakat akibat dampak yang ditimbulkan berupa bencana pohon tumbang dalam bentuk santunan," jelasnya. 

 

Kepala Bidang Pertamanan Disbudparman Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra menjelaskan, jumlah pertanggungan santunan yang diberikan oleh PT BUMIDA. 

 

Menurutnya, kecelakaan diri yang meliputi kematian atau meninggal dunia maksimal Rp50 juta per orang, cacat tetap atau sebagian dan biaya pengobatan maksimal Rp25 juta per orang. 

 

Sedangkan kerusakan materil terhadap benda atau barang bergerak atau tidak bergerak maksimal Rp25 juta per unit dan Rp200 juta per kejadian. 

 

Sementara kerugiaan jiwa dan material maksimal Rp300 juta perkejadian. 

 

Adapun limit total pertanggungan selama setahun ini sebesar Rp1 miliar. 

 

"Jadi, asuransi ini diberikan hanya insiden pohon tumbang di ruang publik atau pinggir jalan. Sedangkan kalau di halaman rumah pribadi atau toko tidak," ungkapnya. 

 

Hendri mengharapkan, dengan adanya santunan ini, bisa meringankan beban masyarakat yang terkena musibah bencana pohon tumbang. 

 

"Masyarakat bisa mengakses Call Center 112 atau melalui Aplikasi Tangerang Live dan memilih aplikasi Si Abang (Sistem Informasi Santunan Pohon Tumbang) sebagai laporan awal kejadian," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI Kemenimipas Bersama Anak Binaan di Tangerang

Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI Kemenimipas Bersama Anak Binaan di Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:48

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas), Kota Tangerang Jumat 28 Agustus 2026.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill