Connect With Us

DLH TangseL Bakal Lebih Awasi Pabrik Pembuang Limbah ke Sungai Cisadane

Rachman Deniansyah | Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:08

Tangkapan layar aliran Sungai Cisadane menjadi merah pekat, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fenomena perubahan warna air sungai Cisadane menjadi merah pekat, nampaknya benar-benar menjadi pelajaran bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pengawasan pun bakal dilakukan lebih ketat.

"Benar, akan tingkatkan pengawasan," ungkap Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Tangerang Selatan Budi, saat dihubungi pada Kamis, 14 Oktober 2021.

Selain meningkatkan pengawasan, pihaknya juga bakal melakukan pembinaan terhadap pabrik yang berlokasi di sekitar Sungai Cisadane. 

Termasuk lapak pencucian sampah yang terbukti telah menyebabkan air di aliran Sungai Cisadane sempat berwarna pekat walau hanya sesaat.

"Posisi sekarang ditutup sama pemilik, ke depannya kita akan bina biar tidak membuang limbah yang tidak diolah lebih dulu," kata Budi.

Hal demikian, guna menghindari terjadinya pencemaran air sungai. "Jadi limbah yang dibuang ke sungai harus diolah terlebih dahulu, biar memenuhi baku mutu," tandasnya.

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill