Connect With Us

Mural Soal Kritik Keadilan di Tangsel Hilang

Rachman Deniansyah | Kamis, 14 Oktober 2021 | 23:01

Mural berisi kritik yang terlukis di jajaran tembok Jalan Promoter 3, Lengkong Gudang Timur, Serpong Tangerang Selatan, kini telah hilang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Mural berisi kritik yang terlukis di jajaran tembok Jalan Promoter 3, Lengkong Gudang Timur, Serpong Tangerang Selatan, kini telah hilang. 

Gambar dua karakter tikus dan sosok pria memanggul kantong uang itu kini telah lenyap, berganti dengan cat berwarna putih polos. 

Tak hanya itu, tulisan penuh sindiran yang ditulis di sisi kedua karakter tersebut pun kini tak terlihat lagi. 

Menurut informasi yang dihimpun oleh TangerangNews.com, mural berisi kritikan soal keadilan dan hukum di tanah air yang sempat mengundang banyak reaksi warga ini, telah dihapus sejak sore hari. Kini tak ada satupun gambar yang tersisa. 

Sebelumnya, mural berisi sindiran keras terkait hukum dan keadilan itu tergambar di tembok yang lokasinya tak jauh dari Mapolres dan Gedung Kejari Tangsel. 

Baca Juga :

Terdapat dua tokoh yang tergambar dalam mural tersebut, diantaranya sosok tikus berkaki dua dengan jas berwarna hijau dan satu lainnya sosok lelaki dengan mimik muka tersenyum, sembari memanggul karung berisikan uang dollar dan rupiah. 

Mural tergambar dengan makna penuh kritik. Secara tersirat, gambar tersebut mengilustrasikan selayaknya karakter koruptor. 

Makna kritikan itu pun semakin dalam dengan tulisan bercat merah di sisi gambar kedua karakter tersebut. 

"TIKUS-TIKUS KANTOR KEPARAT, ADAKAH KEADILAN DI NEGERI INI," isi tulisan mural itu.

Sementara tulisan lainnya berisi tentang pandangan soal hukum di negeri ini. 

"TUMPUL KE ATAS TAJAM KE BAWAH, HUKUM SAMPAH," tulisnya di sisi karakter pria tersenyum.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

NASIONAL
Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:19

PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill