Connect With Us

Iritasi Hingga Kanker, Berikut Efek Serius dari Zat Pewarna yang Dipakai Manusia Silver

Advertorial | Senin, 1 November 2021 | 10:42

Dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Umum Tangerang Selatan Bimo Aryo Tejo. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fenomena kemunculan manusia silver belakangan ini, sempat menyedot perhatian publik. Terutama ketika munculnya sejumlah sosok bayi yang tubuhnya juga ikut dilumuri oleh cat bewarna silver di wilayah Tangerang Selatan, September silam. 

Menurut informasi yang dihimpun, para manusia silver biasa mewarnai tubuhnya dengan pewarna yang umum digunakan orang untuk menyablon pakaian. 

Cat sablon tersebut dilumuri ke sekujur tubuh dengan campuran minyak goreng, ataupun minyak tanah. 

Dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Umum Tangerang Selatan Bimo Aryo Tejo menjelaskan, tentu mewarnai tubuh seperti yang dilakukan oleh manusia silver ini tidaklah tepat. 

Mengingat, cat pada umumnya mengandung sejumlah bahan kimia, seperti Vinyl chloride, Plastisol, formaldehida, dan lainnya. 

"Mengenai manusia silver kalau dilihat dari kesehatan kulit, tentu penggunaan catnya yang tidak tepat, karena itu kan dipakai untuk cat sablon atau kain. Mereka juga memakai pelarutnya minyak tanah atau minyak goreng untuk lebih awet," ujar Bimo saat dijumpai di RSU Tangsel, Jumat, 29 Oktober 2021. 

Menurutnya, penggunaan cat sablon pada kulit ini tidak boleh dianggap sepele. Dalam jangka pendek saja, penggunaan bahan berbahaya ini dapat menimbulkan iritasi pada kulit. 

"Jangka pendeknya bahan yang menempel pada kulit ini bisa menyebabkan alergi, atau iritasi. Komponen kimia di bahan catnya itu bisa bikin alergi kulit, hingga gatal-gatal," kata Bimo. 

Kondisi pun semakin parah, ketika para manusia silver itu membersihkan zat pewarna yang sulit untuk dihilangkan pada tubuhnya. 

Untuk menghilangkan warna silver tersebut, mereka biasanya menghapus dengan menggunakan deterjen, atau sabun cuci piring. Hal itu juga, kata Bimo, dapat menimbulkan efek samping pada kulit. 

"Untuk menghilangkannya susah, jadi mereka menggunakan sabun deterjen cuci piring dipakai untuk mandi. Padahal kita tahu, kulit tangan kena deterjen saja bisa kering, panas, dan iritasi. Itu efek jangka pendeknya," paparnya. 

Sementara untuk jangka panjang, Bimo mengatakan bahwa efeknya pun tak kalah mengerikannya. Penggunaan cat sablon yang dicampur dengan minyak itu, dapat menimbulkan penyakit yang sangat serius. 

"Meskipun bahan sablon itu non-toxic tapi tetap ada pengawetnya. Bahan dasar seperti Vinyl chloride ada efek jangka panjang kalau dipakainya berulang kali, apalagi kalau pemakaiannya itu meluas pada kulit," tuturnya. 

Salah satu efek samping yang paling parah, kata Bimo, adalah penyakit kanker. 

"Dapat ke arah kanker. Zat pengawet di dalam catnya, dan zat kimia lainnya dalam jangka panjang jika diserap ke dalam kulit dapat menimbulkan penyakit kanker di beberapa organ," tegasnya. 

Bayangkan, kata Bimo, jika zat-zat berbahaya itu juga dilumuri kepada anak-anak kecil, atau bayi sekalipun. 

Tentu, hal tersebut sangatlah mengkhawatirkan. Pasalnya, kulit bayi masih sangat sensitif dan tipis. Sehingga sangat rentan terkena masalah kulit, dan penyakit lainnya jika dibandingkan dengan paparan kulit dewasa. 

"Perhatian anak bayi yang dicat juga sangat sensitif, apalagi kalau dicat dengan bahan sablon. Tentu hal itu sangat berbahaya," tandasnya. 

Hal itulah bahaya yang mengancam kepada mereka yang rutin melumuri tubuhnya dengan cat sablon, seperti layaknya manusia silver yang kehadirannya pun sangat mudah untuk dijumpai di tengah keramaian kota.(ADV)

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill