Sejumlah ruko dipinggir jalan hancur berantakan akibat tertimpa pohon mangga besar yang tertanam di Jalan Surya Kencana, Pamulang, Tangerang Selatan tumbang pada Selasa, 2 November 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Angin kencang mengakibatkan pohon mangga besar yang berada di pinggir Jalan Surya Kencana, Pamulang, Tangerang Selatan tumbang pada Selasa, 2 November 2021.
Robohnya pohon tersebut menimpa sejumlah ruko dan gerobak pedagang buah yang berada di sekitarnya. Akibatnya, atap ruko-ruko mengalami kerusakan cukup parah.
Saksi mata kejadian,Nurjenita Sigalinggih, 37, menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu angin berembus sangat kencang.
"Kronologinya itu tadi ada angin kencang sekali. Terus tiba-tiba jatuh ini pohon mangga. Saat itu belum hujan, setelah tumbang baru hujan," kata Nurjenita saat dijumpai di bengkel miliknya yang berada persis di samping pohon tersebut.
Kejadian tersebut, kata dia, terjadi begitu cepat. Namun pohon terjatuh secara perlahan, karena tersangkut kabel. Kemudian menimpa bangunan ruko hingga atapnya hancur lebur.
"Sempat bunyi gitu waktu angin kencang. Langsung tumbang. Tapi gak langsung menimpa gitu. Kemudian menimpa bangunan ruko," paparnya.
Selain atap ruko, peristiwa itu juga membuat gerobak salah satu pedagang buah hancur lantaran tertimpa batang pohon yang begitu besar.
Untungnya, kata Nurjenita, pedagang yang biasa dipanggil olehnya dengan sebutan "babeh" itu sedang berada di bengkelnya, sehingga tak ikut tertimpa pohon yang tumbang tersebut.
"Ada gerobak juga. Enggak ada korban. Si babeh lagi saya ajak ngopi di sini (bengkel). Gerobaknya hancur," jelasnya.
Atas peristiwa tersebut, warga sekitar langsung berinisiatif melaporkan kejadian itu ke kantor kelurahan, sehingga tak berselang lama reruntuhan pohon dapat dievakuasi.
"Evakuasi cepat sih tadi dari kelurahan. Saya kan langsung nelpon. Evakuasinya ya paling sekitar satu jam," tandasnya.
Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.
Pemerintah pusat menetapkan skema kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan 2026 yang memadukan pembelajaran di luar sekolah, pembelajaran tatap muka, serta libur Idul Fitri.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""