Connect With Us

Cerita Nelangsa Moko Warga Tangsel yang Rumahnya Hancur akibat Hujan

Rachman Deniansyah | Rabu, 3 November 2021 | 19:25

Diki Dwiyatmoko, 44, warga Kampung Batas Indah RT 05 RW 01, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, saat menunjuk ke arah atap rumahnya yang sudah hancur akibat hujan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Diki Dwiyatmoko, 44, warga Kampung Batas Indah RT 05 RW 01, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, kini hanya dapat berpasrah setelah tempat berlindungnya selama ini hancur akibat diterjang hujan deras pada Kamis, 28 Oktober 2021 lalu. 

Pria yang akrab disapa Moko itu, kini tak tahu harus berbuat apa. Pasalnya, musibah tersebut menerpanya di saat kondisi ekonomi keluarga sedang menurun akibat pandemi. 

Selain harus memikirkan biaya renovasi rumahnya yang kini tak beratap, Moko yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai di salah satu sekolah itu kini justru terpaksa harus merogoh kocek tambahan untuk biaya sewa kontrakan. 

"Sejak rumah ini hancur saya tinggal di kontrakan bersama istri dan dua anak," ujar Moko di kediamannya yang sudah tak layak huni tersebut, Rabu, 3 November 2021. 

Raut wajah syok masih tampak terpancar darinya. Moko masih mengingat betul ketika tempat berlindungnya ambruk hingga tak beratap seperti sekarang ini. 

Dalam kondisi kesulitan hidup terkena musibah seperti saat ini, Moko saat ditemui TangerangNews mengaku sangat mengharapkan adanya bantuan, terutama dari pemerintah. 

"Iya, harapannya ingin rumah layak huni, bisa ditempati kembali. Harapannya ada bantuan," tutur Moko. 

Baca Juga :

Sejak rumahnya tak dapat dihuni lagi, sudah ada dari pihak pemerintah yang mengunjunginya. Ia dijanjikan untuk mendapatkan bantuan. 

"Kemarin sudah ada yang datang dari Disperkimta (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan), dan Kelurahan sudah ke sini. Memang menjanjikan untuk membantu. Tapi memang belum ada realisasi sampai sekarang," tuturnya. 

Namun beruntung, Moko tinggal di lingkungan yang warganya masih memiliki rasa kepedulian tinggi. 

Sejak akhir pekan lalu, warga sekitar membantunya secara swadaya dengan dikomandoi oleh ketua RT setempat. 

Warga di lingkungannya dengan ikhlas rela bergotong royong membersihkan bangunan yang hancur. Bantuan mulai dari bahan bangunan, tenaga tukang, hingga makan sehari-hari pun terus diberikan kepada Moko dan keluarga. 

"Betul ini semua swadaya masyarakat. Alhamdulillah," ucapnya.

Ketua RT setempat, Radiman, 63, mengungkapkan bantuan secara swadaya tersebut merupakan bukti kepedulian warganya. 

Bantuan mulai tersalurkan ketika dirinya mengomandoi melalui grup percakapan daring. 

"Alhamdulillah. Jadi kita bantu secara tenaga, kita bersihkan puing-puingnya. Khawatir kan yang hancur itu melebar. Alhamdulillah bantuan mengalir," tandasnya.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

HIBURAN
Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20

GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill