Connect With Us

Ratusan Pegawai Pemkot Tangsel Dites Urine, Pecandu Narkoba Bakal Dipecat 

Rachman Deniansyah | Rabu, 24 November 2021 | 14:29

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menunjukan alat tes urine narkotika di Gedung Puspemkot Tangerang Selatan pada Rabu, 24 November 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seluruh pejabat dan pegawai di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang Selatan menjalani tes urine narkotika. Pemeriksaan dilakukan oleh jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) di Gedung Puspemkot Tangerang Selatan pada Rabu, 24 November 2021. 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang turut ikut dalam pemeriksaan tersebut, menerangkan bahwa tes urine ini wajib dijalani oleh seluruh jajarannya, baik itu dari kalangan pejabat ataupun pegawai.

Pemeriksaan itu, kata Benyamin, bertujuan untuk memastikan tidak adanya pegawai di lingkup Pemkot Tangsel yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. 

"Tapi kalau ada (positif), saya ingin tahu dulu penyebab yang bersangkutan positif karena apa. Kalau karena obat-obatan medis dari dokter tidak masalah," ujar Benyamin usai menjalani tes urine. 

Namun jika dari hasil pemeriksaan itu menunjukkan terdapat indikasi penyalahgunaan narkotika, maka pihaknya pun tak segan untuk memberikan sanksi. 

 

"Kalau memang ada positif, saya akan arahkan rehabilitasi melalui BNN. Kita kirim ke tempat rehabilitasi. Dia harus jujur dan sudah berapa lama mengkonsumsi narkoba. Kita lihat nanti sanksinya," katanya. 

Selain rehabilitasi, Benyamin menegaskan bahwa dirinya juga tak segan untuk memberhentikan pegawainya jika ada yang terbukti telah menjadi pecandu narkotika. 

"Tapi saya lihat dulu, kalau dia memang sudah pecandu saya enggak akan ragu untuk mengeluarkannya," tegasnya.

Pemeriksaan ini, kata Benyamin, akan dilakukan secara rutin. Jika kedapatan ada yang tak hadir dalam pemeriksaan kali ini, maka pimpinan OPD yang bersangkutan harus memeriksanya. 

“Harus dipaksakan ikut tes urine secepatnya di kantor BNN Tangsel. Jangan menghindar deh, lambat atau cepat kalau pemakai (narkotika) akan ketahuan. Kita akan treatment intuk penyembuhan," terangnya. 

Sedikitnya, terdapat 375 orang yang menjalani tes urine kali ini. Sementara untuk hasilnya, belum dapat diketahui hingga berita ini diterbitkan. "Ya kita akan umumkan secara terbuka," ucapnya.

KAB. TANGERANG
Terjerat Utang, Ibu di Tangerang Tega Jual Anak Kandung ke Pamannya Sendiri untuk Dinikah Siri

Terjerat Utang, Ibu di Tangerang Tega Jual Anak Kandung ke Pamannya Sendiri untuk Dinikah Siri

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44

Seorang ibu berinisial N sampai hati menjual putri kandungnya yang baru berusia 12 tahun kepada seorang laki-laki berinisal D, 46.

TANGSEL
Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu penetrasi inklusi digital guna mendukung transformasi ekonomi daerah.

BANTEN
Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44

Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Advanced Trauma Center, sebuah pusat penanganan trauma terpadu yang ditujukan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penanganan pasien cedera serta kasus kegawatdaruratan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill