Connect With Us

Jelang Tahun Baru, Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 1 Kg di Tangsel

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 25 Desember 2021 | 09:55

Ilustrasi Sabu-sabu (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat satu kilogram di wilayah Tangerang Selatan, berhasil digagalkan aparat kepolisian menjelang Tahun Baru 2022. 

“Sabu sejumlah satu kilogram dan menangkap tiga tersangka," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin dalam keterangannya, Jumat 24 Desember 2021.

Pengungkapkan kasus ini berawal saat polisi mengetahui informasi adanya transaksi narkoba pada Selasa 21 Desember lalu. Dari situ kemudian polisi bergerak dan menangkap satu tersangka berinisial AR di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Dari interogasi, AR mengaku mendapat kiriman paket dari AK (DPO) di daerah Pandeglang berupa narkotika jenis sabu kurang lebih sebanyak satu kilogram," ujar Iman.

Berdasarkan pengembangan diketahui bahwa paket sabu sebanyak satu kilogram itu sudah dibagi menjadi 26 klip. Pembagian paket sabu dilakukan di rumah pelaku lainnya yang berinisial SY.

Iman menuturkan saat ini pihak kepolisian masih memburu keberadaan pelaku AK yang kini masuk dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Selain menyita sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya, yaitu timbangan digital dan dua unit telepon seluler  yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.

Iman menambahkan, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) atau 112 (2) atau 132 ayat (1) Undang-Undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 6 tahun penjara.

Sementara itu sehari sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan Kemenkumham mengungkapkan berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 147,143 kilogram. Narkoba tersebut rencananya diedarkan oleh para tersangka pada pesta malam Tahun Baru 2022.

Dalam pengungkapan jaringan pengedar narkoba internasional itu, polisi menangkap lima orang yang langsung ditetapkan sebagai tersangka atas masing-masing perannya dalam sindikat tersebut. Dari kelima tersangka tersebut, di antaranya ditangkap di wilayah Tangerang.  Namun, tidak dijelaskan kapan kelimanya ditangkap.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill