Connect With Us

Berjalan di Pinggir Rel, Kakek di Serpong Tewas Tersambar Kereta

Rachman Deniansyah | Kamis, 30 Desember 2021 | 14:46

Tangkapan layar warga setempat saat mengevakuasi jasad korban berusia 70 tahun meninggal dunia usai tersambar kereta saat berjalan di bantaran rel wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 30 Desember 2021, pagi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kakek berusia 70 tahun meninggal dunia usai tersambar kereta saat berjalan di bantaran rel wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 30 Desember 2021, pagi.

Kakek yang diketahui berinisial E itu, tewas seketika akibat tubuh rentannya terserempet kereta. Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Joko Aprianto, saat dikonfirmasi. 

"Betul. Korban inisial E umur 70 tahun, kejadian sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi," ujar Joko. 

Joko menuturkan, peristiwa maut itu terjadi ketika korban sedang berjalan di pinggir rel.

"Itu menurut keterangan saksi. Pada saat korban sedang berjalan di samping rel, datang kereta api sehingga korban terserempet," paparnya. 

Akibatnya, pria paruh baya tersebut pun mengalami luka yang begitu parah hingga nyawanya tak terselamatkan. "Dan korban meninggal dunia di lokasi," tandasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill