The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
TANGERANGNEWS.com-Sungguh nahas nasib pria berinisial IND, 30, warga Kampung Cipete RT 06/02, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Nyawanya hilang seketika usai tersambar kereta yang mengarah ke Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 15 Desember 2021.
Insiden itu menimpanya ketika sedang melintas di pinggiran rel. Tubuhnya terpental dari motor matik yang kala itu tengah dikendarainya.
Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana menuturkan, insiden maut itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
"Kejadiannya ketika korban ini sedang naik sepeda motor Honda Beat. Dia berjalan menyusuri pinggir rel kereta api, di sana ada jalan setapak dekat rel," jelas Margana saat dihubungi TangerangNews.com.
Namun saat itu, ia tak menyadari ada kereta yang melaju kencang dari arah belakangnya. Kereta yang melintas dari arah Cisauk ke Serpong itu seketika menabraknya.

Akibat tabrakan itu, IDN terpental dari kendaraannya. Ia mengalami luka sangat serius di bagian kepalanya.
"Enggak terserat, karena mentalnya bukan ke arah dalam rel tapi keluar. Jadi luka di bagian kepala. Korban meninggal dunia seketika di TKP (tempat kejadian perkara)," terangnya.
Kejadian itu pun sontak membuat warga sekitar geger. Para tetangga yang melihat, langsung mengevakuasi jasad korban ke rumah duka yang tak jauh dari lokasi.
"Korban langsung dibawa ke rumahnya, karena tidak jauh jarak rumahnya. Sama orang tuanya langsung dimakamkan," tandasnya.
TODAY TAGAsthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews