Connect With Us

Tersengat Listrik, Teknisi AC Tewas saat Bekerja di BSD Serpong

Rachman Deniansyah | Kamis, 16 Desember 2021 | 17:17

Ilustrasi mayat. (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-Seorang teknisi dinyatakan meninggal saat bekerja memperbaiki air conditioner (AC) di salah satu rumah di kawasan Perumahan The Green BSD, Cluster Belagio, Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu 15 Desember 2021. 

Teknisi yang diketahui berinisial B itu, diduga tewas akibat tersengat listrik saat bekerja. 

Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Joko Aprianto saat dikonfirmasi awak media, Kamis, 16 Desember 2021. 

"Betul, korban berinisial B, usianya sekitar 44 tahun yang saat itu sedang memperbaiki AC di salah satu rumah warga," ungkap Joko.

Saat kejadian, kata Joko, korban baru saja menaiki plafon rumah untuk memeriksa kondisi AC. Namun tiba-tiba, saat diajak komunikasi oleh rekan kerjanya, korban tak memberikan respons apapun. 

"Korban naik ke plafon rumah untuk mengecek slang meteran listrik rumah yang turun. Saat temannya melakukan pengecekan, korban terlihat berdiam, diduga terkena setrum kabel yang ada di plafon," tutur Joko. 

Korban pun dinyatakan meninggal di lokasi kerja. Selanjutnya, jasadnya korban langsung dilarikan ke rumah sakit. "Nyawanya tidak tertolong. Korban sudah di rumah sakit. Kecelakaan kerja," ujarnya.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill