Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang teknisi dinyatakan meninggal saat bekerja memperbaiki air conditioner (AC) di salah satu rumah di kawasan Perumahan The Green BSD, Cluster Belagio, Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu 15 Desember 2021.
Teknisi yang diketahui berinisial B itu, diduga tewas akibat tersengat listrik saat bekerja.
Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Joko Aprianto saat dikonfirmasi awak media, Kamis, 16 Desember 2021.
"Betul, korban berinisial B, usianya sekitar 44 tahun yang saat itu sedang memperbaiki AC di salah satu rumah warga," ungkap Joko.
Saat kejadian, kata Joko, korban baru saja menaiki plafon rumah untuk memeriksa kondisi AC. Namun tiba-tiba, saat diajak komunikasi oleh rekan kerjanya, korban tak memberikan respons apapun.
"Korban naik ke plafon rumah untuk mengecek slang meteran listrik rumah yang turun. Saat temannya melakukan pengecekan, korban terlihat berdiam, diduga terkena setrum kabel yang ada di plafon," tutur Joko.
Korban pun dinyatakan meninggal di lokasi kerja. Selanjutnya, jasadnya korban langsung dilarikan ke rumah sakit. "Nyawanya tidak tertolong. Korban sudah di rumah sakit. Kecelakaan kerja," ujarnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews