Connect With Us

UPJ Sabet Penghargaan Mahasiswa Terbanyak Berkegiatan di Luar Kampus

Tim TangerangNews.com | Kamis, 10 Februari 2022 | 21:55

Universitas Pembangunan Jaya raih dua penghargaan anugerah LLDIKTI IV. (@TangerangNews / Dok. UPJ)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Tangerang Selatan, Banten menyabet dua penghargaan dari delapan anugerah yang digelar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Banten dan Jawa Barat (LLDIKTI IV), yakni kepatuhan pengisian Simonev dan mahasiswa yang banyak melakukan kegiatan di luar kampus.

"Hanya 24 dari 450 PTS di Jabar dan Banten yang mendapatkan anugerah tersebut tahun ini," kata Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Universitas (LPMU) UPJ, Gita Soerjoatmodjo dalam keterangannya di Tangerang, Kamis 10 Februari 2022.

Gita mengatakan, LLDIKTI berperan memetakan dan memfasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan tinggi yang menjadi katalisator pengelolaan PTS di Banten dan Jabar dengan memayungi 450 PTS, 2.509 Prodi (program studi), 26.599 dosen, dan 782.027 mahasiswa.

Sedangkan untuk Portal Simonev yang dikelola LPMU UPJ setiap awal tahun telah menetapkan target sesuai arahan rektorat dengan berbasis data dan tren. Contoh data Simonev adalah persentase Prodi bekerja sama dengan pihak eksternal. Kolaborasi juga berstrategi agar capaian dibukukan sepanjang tahun.

Kesepakatan bersama dituangkan dalam pertemuan tiap tiga bulan, di mana data yang dipasok tiap unit didiskusikan dari berbagai sudut pandang dan dipantau pelaksanaannya.

"Setiap kali proses internal tuntas, data dimasukkan berkala di portal sesuai tenggat. Hal ini membuat UPJ tak pernah luput mengisi Triwulan I-IV, sehingga membuahkan penghargaan kepatuhan," tutur dia.

Adapun terkait pengiriman mahasiswa terbanyak untuk kegiatan di luar kampus, hal ini dipayungi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibudristek).

Sejak berdiri, UPJ menerapkan kebijakan tersebut lewat liberal arts. Mahasiswa UPJ bebas memilih lebih dari 100 mata kuliah tanpa syarat lintas Prodi. Mahasiswa UPJ juga punya skema poin syarat kelulusan, termasuk lewat kegiatan magang, ikut lomba, terlibat di penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen.

Mahasiswa UPJ juga mengambil Kerja Profesi sebagai mata kuliah wajib. Jadi, begitu kebijakan ini dirilis tahun 2020, UPJ segera menyelaraskan diri, antara lain dengan memperluas lintas universitas. Inilah yang berkontribusi membuahkan penghargaan jumlah mahasiswa terbanyak berkegiatan di luar kampus.

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UPJ, Agustinus Agus Setiawan mengatakan, hal tersebut dimungkinkan berkat peran aktif Program Studi mendorong mahasiswa berkegiatan di luar kampus guna memperluas wawasan dan menimba pengalaman. 

“Mahasiswa juga berperan terlibat dalam kegiatan ini sebagai bentuk pengembangan diri dan profesi mereka," kata Agustinus.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BANTEN
Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Rabu, 10 Juni 2026 | 05:39

Masyarakat Banten belakangan merasakan suhu udara yang lebih panas dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan peralihan musim yang sedang berlangsung di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill