Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangsel dalam memajukan pendidikan di wilayahnya, salah satunya yakni program beasiswa bagi Tahfiz Quran.
"Kita punya program 1.000 beasiswa bagi 1.000 Tahfiz Quran di anak-anak Tangerang Selatan yang pintar, cerdas yang tidak mampu. Kita berikan kesempatan," kata Pilar.
Pilar menyampaikan komitmennya itu saat meresmikan Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu Baitul Akbar Parabek. Bertempat di Yayasan Baitul Akbar, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Senin 28 Februari 2022.
Pada kesempatan tersebut, Pilar menyampaikan apresiasi dengan hadirnya SDIT Baitul Akbar Parabek, yang sesuai dengan moto Tangerang Selatan.
"Kami sangat menghargai dan menghormati upaya yang dilakukan semua pihak untuk mendorong Tangsel yang cerdas, sesuai dengan moto cerdas, modern, religius," tutur Pilar.
Lebih lanjut dia juga menekankan pentingnya pendidikan untuk semua lini. Menurutnya, saat ini pendidikan menjadi salah satu kunci untuk menghadapi persaingan global.
"Artinya, tugas kita bersama-sama mencerdaskan masyarakat Indonesia, mencerdaskan masyarakat Tangerang Selatan," ujarPilar.
Pada acara peresmian SDIT Baitul Akbar Parabek tersebut turut hadir Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Camat Serpong.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TODAY TAGPersib Bandung meraih kemenangan setelah menundukkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-22 Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 22 Februari 2026, malam.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews