Connect With Us

Para Perampok Alfamart Tangerang Ternyata Kabur Lewat Atap, Padahal Banyak Massa dan Polisi Letuskan Tembakan

Denny Bagus Irawan | Rabu, 20 April 2022 | 11:41

Pelaku perampokan minimarket Alfamart di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menyandera karyawan, Selasa 20 April 2022, malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Para pelaku perampokan minimarket Alfamart di Pagedagan, Kabupaten Tangerang ternyata melarikan diri lewat atap. “Benar, kabur. Infonya empat orang kabur lewat atap, kami kira yang dibawa polisi itu tersangkanya. Enggak tahunya karyawan. Padahal sempat tembak-tembakan sama polisi itu. Warga juga kan banyak di lokasi,” kata Fauziah Uswah kepada TangerangNews, Rabu 20 April 2022.

Sementara itu, pihak Kepolisian membantah telah terjadi tembak menembak dengan para pelaku yang belum diketahui jumlahnya tersebut. Tembakan yang diletuskan merupakan peringatan dari aparat setelah diketahui bahwa para perampok ini membawa senjata api (senpi).

"Jadi tidak ada baku tembak. Polisi mengeluarkan tembakan peringatan sebelum masuk ke dalam TKP karena diinfokan oleh korban ada salah satu pelaku yang menggunakan senjata api," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Aldo Primananda Putra saat dihubungi, Rabu 20 April 2022.

Aldo menjelaskan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut setelah diinformasikan oleh masyarakat. Menurutnya, tidak ada baku tembak antara polisi dan pelaku, tetapi polisi yang melepaskan tembakan.

Ia menyebut peristiwa perampokan ini terjadi pada Selasa 19 April 2022, sekitar pukul 22.30 WIB. Tapi, saat polisi datang, rupanya pelaku sudah kabur.

 

"Setelah kita datangi ke TKP pelaku sudah tidak ada. Pelaku melarikan diri usai mengunci korbannya dari luar di lantai dua minimarket," tambahnya.

Aldo mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Ia membeberkan bahwa memang lokasi minimarket ini sangat sepi jika sudah beranjak larut malam.

"Pelaku berjumlah 3 orang. Iya sepi banget udah malam sepi. Dari warga sekitar juga dari warteg sebelah Alfamart itu di atas pukul 21.00 WIB udah sepi," tuturnya.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

NASIONAL
Pencegahan LGBTQ Bakal Masuk Kurikulum Sekolah Tahun Ini, Fokus Bentengi Diri Siswa

Pencegahan LGBTQ Bakal Masuk Kurikulum Sekolah Tahun Ini, Fokus Bentengi Diri Siswa

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:36

Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan materi edukasi pencegahan penyebaran budaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) mulai diajarkan kepada peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill