Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhul Ihsan di Kampung Koceak, RT06/02, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi korban pembegalan, Kamis 30 November 2023, dini hari.
Ketua RW02 Nasrullah, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada pukul 02.00 WIB. Ketika itu, korban bernama Rizki, 15, hendak membeli makanan di warung yang berjarak sekitar 20 meter dari ponpes.
"Habis beli makan dia mampir sebentar di warung untuk main HP karena di sini ada wifi," ujarnya ketika ditemui di lokasi.
Kemudian tiba-tiba datang tiga orang berboncengan dengan satu sepeda motor. Dua orang turun mendekati korban, sedangkan satu lagi menunggu di motor.
"Dua orang itu awalnya nanya, tapi satunya langsung ngambil HP korban. Terjadilah keributan antara mereka, kemungkinan korban melawan," jelasnya.
Saat korban mencoba mempertahankan ponselnya yang dirampas, salah satu pelaku mengeluarkan golok dan langsung membacok kepala korban.
Dengan keadaan bersimbah darah, korban akhirnya korban berlari sambil berteriak meminta tolong ke warga sekitar.
"Kita dengar teriakan korban lalu keluar rumah, kondisinya sudah parah, darah dimana-mana. Kita fokus ke korban, sedangkan pelaku sudah kabur, jadi tidak kita kejar," kata Nasrullah.
Korban lalu dilarikan ke puskesmas setempat. Namun luka di kepalanya terlalu parah, dia pun dirujuk ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan dan 15 jahitan, korban diperbolehkan pulang.
"Korban sudah dibawa pulang keluarganya ke Pandeglang, Banten. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke polisi. Petugas langsung memvisum korban dan olah TKP," ujar Nasrullah.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews