Connect With Us

Lawan Begal saat Ponselnya Dirampas, Santri Ponpes di Setu Tangsel Kepalanya Dibacok

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 30 November 2023 | 23:35

Santri korban begal di Kampung Koceak, RT06/02, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), usai mendapat pertolongan di rumah sakit, Kamis 30 November 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhul Ihsan di Kampung Koceak, RT06/02, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi korban pembegalan, Kamis 30 November 2023, dini hari.

Ketua RW02 Nasrullah, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada pukul 02.00 WIB. Ketika itu, korban bernama Rizki, 15, hendak membeli makanan di warung yang berjarak sekitar 20 meter dari ponpes.

"Habis beli makan dia mampir sebentar di warung untuk main HP karena di sini ada wifi," ujarnya ketika ditemui di lokasi.

Kemudian tiba-tiba datang tiga orang berboncengan dengan satu sepeda motor. Dua orang turun mendekati korban, sedangkan satu lagi menunggu di motor.

"Dua orang itu awalnya nanya, tapi satunya langsung ngambil HP korban. Terjadilah keributan antara mereka, kemungkinan korban melawan," jelasnya.

Saat korban mencoba mempertahankan ponselnya yang dirampas, salah satu pelaku mengeluarkan golok dan langsung membacok kepala korban.

Dengan keadaan bersimbah darah, korban akhirnya korban berlari sambil berteriak meminta tolong ke warga sekitar.

"Kita dengar teriakan korban lalu keluar rumah, kondisinya sudah parah, darah dimana-mana. Kita fokus ke korban, sedangkan pelaku sudah kabur, jadi tidak kita kejar," kata Nasrullah.

Korban lalu dilarikan ke puskesmas setempat. Namun luka di kepalanya terlalu parah, dia pun dirujuk ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan dan 15 jahitan, korban diperbolehkan pulang.

"Korban sudah dibawa pulang keluarganya ke Pandeglang, Banten. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke polisi. Petugas langsung memvisum korban dan olah TKP," ujar Nasrullah.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill