Connect With Us

Sekretariat HMI Diserang, Lima Mahasiswa Terluka

| Kamis, 2 Juni 2011 | 17:23

Logo HMI (tangerangnews / logo hmi)

 
TANGSEL -Bentrokan antar mahasiswa di Ciputat, Kota Tangsel terjadi. Ironisnya, peristiwa itu terjadi ketika seusai memperingati hari  kebangkitan Pancasila para Rabu (1/6).

Berdasarkan informasi yang dihumpun, bentrokan ini terjadi bermula ketika kantor sekretariat Himpunan Mahasiswa Islan (HMI) di Jalan Kyai Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Ciputat Timur, Kota Tangsel didatangi sekelompok mahasiswa dari universitas yang sama.

Mahasiswa yang berjumlah belasan itu, tiba-tiba saja mengamuk memecahkan kaca dan pintu sekretariat HMI dan melukai lima orang anggota HMI. “Mereka datang sekitar pukul 18.30 WIB. Kelima mahasiswa yang menjadi korban adalah, Lutfi, Rio, Ahmad Sauki, Nasrulloh dan saya sendiri,” ujar Muhammad Icyha, yang mejabat sebagai Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan HMI UMJ, Kamis (2/6).

Dia mengatakan, penyerangan secara mendadak itu disaat sejumlah kader sedang berada di kantor Sekretaris HMI, usai sholat Magrib. Sekitar 15-17 orang dari Komite Mahasiswa membawa beberapa benda tumpul serentak membentak.

"Kami tidak bisa melakukan perlawanan.
 Kubu Komite Mahasiswa begitu banyak. Selain memukul kami, mereka pecahkan kaca kantor sekretariat kami,” tuturnya.

Icyha menjelaskan, penyerangan itu buntut dari perseteruan Komite Mahasiswa dan HMI beberapa waktu lalu. Saat kader HMI melakukan unjuk rasa Hari Kebangkitan Nasional di kampus UMJ pada 20 Mei 2011 lalu.
 

Kader
 HMI yang mengibarkan bendera HMI saat mengelar aksi diminta agar turunkan bendara oleh Komite Mahasiswa. Keinginan dari Komite Mahasiswa ditolak kubu HMI. 
 Merasa tidak dihargai, usai aksi berakhir sejumlah mahasiswa dari Komite Mahasiswa melakukan pemukulan terhadap salah seorang kader HMI cabang UMJ bernama Ade Fitriah Amin.

"Sempat terjadi baku hantam antara HMI dan Komite Mahasiswa pada 20 Mei lalu. Kader HMI, Ade dipukul oleh mereka saat dalam perjalan pulang kerumah. Kini kantor sekretariat HMI juga diserang,"kata Icyha.

Akibat perlakuan itu, Isya bersama anggota HMI lainnya kemudian melaporkan penyerangan itu ke Polsek Ciputat, Tangsel. Kapolsek Ciputat Kompol Alif ketika dihubungi mengatakan, pihaknya hingga kemarin masih menelusuri apa motif persoalan yang menjadi awal kejadian tersebut.
 Polisi juga belum menetapkan satupun tersangka dalam kasus tersebut. Setelah meminta keterangan dari para saksi yang menjadi korban pertikaian di sekreatariat HMI. Tetapi, persoalan ini sudah diselesaikan oleh pihak kampus.
"Masalah sebenarnya bukan penyerangan tetapi pertengkaran. Ada persoalan internal di dua organisasi kemahasiswaan di UMJ itu. Masalah ini sudah diselesaikan Purek UMJ,"kata Alif . (DRA)

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

KOTA TANGERANG
Penumpang Arus Balik Lebaran di Terminal Poris Plawad Melonjak hingga 5.761 Orang

Penumpang Arus Balik Lebaran di Terminal Poris Plawad Melonjak hingga 5.761 Orang

Senin, 30 Maret 2026 | 20:24

Terminal Poris Plawad Kota Tangerang mencatatkan lonjakan penumpang arus balik Lebaran hingga 5.761 orang selama arus balik Lebaran, 22-29 Maret 2026.

NASIONAL
BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

Senin, 30 Maret 2026 | 20:51

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pihaknya belum menyiapkan kebijakan khusus terkait potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meski harga BBM nonsubsidi diperkirakan mengalami kenaikan mulai 1 April 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill