Connect With Us

Lurah Pakulonan Serpong Sebut Pelaku Tawuran yang Diduga Tewaskan 1 Orang Bukan Warganya

Yanto | Jumat, 24 Mei 2024 | 21:46

Ilustrasi tawuran. (Antara / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dwi Santoso, Lurah Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel angkat bicara soal adanya aksi tawuran yang diduga dilakukan oleh sekelompok gangster di Jalan Sutera Utama.

Ia menepis isu tawuran tersebut dilakukan oleh warga Kampung Marga Jaya, Kelurahan Pakulonan. 

“Kita memastikan pelaku tawuran bukan orang Marga Jaya, bukan orang Pakulonan,” tegasnya, Jumat 24 Mei 2024.

Pria yang akrab disapa Santos ini menerangkan, kalau pelaku tawuran pada Kamis 23 Mei 2024 dini hari kemarin, merupakan warga luar wilayahnya.. 

“Itu orang luar, orang Gempol, Kunciran, Pinang, Kota Tangerang,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tawuran diduga antar kelompok gangster terjadi di Jalan Sutera Utama, Pakulonan. Kejadian tawuran tersebut diduga menelan korban seorang remaja. Dikabarkan korban tewas saat hendak di bawa ke rumah sakit sekitar Serpong.

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 | 12:48

Nama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill