KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran maut melanda Hotel All Nite & Day di kawasan Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sabtu 8 Juni 2024.
Insiden tersebut merenggut tiga korban jiwa akibat terjebak dalam lift. Sementara tiga korban lainnya selamat dan mendapat perawatan di RSU Serpong Utara.
Komandan Peleton Tim Damkar Kota Tangsel, Imam menjelaskan peristiwa itu bermula saat saksi melihat adanya percikan api yang diduga karena korseleting listrik.
Tidak lama kemudian api membesar hingga merembet ke bangunan gedung.
"Diduga korsleting listrik, muncul percikan api. Saat membesar, petugas hotel menghubungi Damkar untuk pemadaman," katanya.
Untuk memadamkan api, petugas damkar datang dengan 4 unit mobil pemadam. Selain fokus pada pemadaman, petugas juga fokus pada penyelamatan korban. Sebab, mereka mendapat laporan ada petugas hotel yang terjebak di dalam lift.
“6 orang diselamatkan di dalam lift yang terjebak. Namun sayang 3 orang dinyatakan meninggal setelah dievakuasi ke RSU Serut,” kata Imam saat dikonfirmasi.
Para korban diduga menghirup asap tebal di dalam lift, hingga akhirnya terkena radiasi asap tersebut.
Mereka adalah pekerja atau karyawan hotel, bagian security, maintenance dan officeboy.
Para pekerja ini ingin mengecek percikan api tersebut, mereka menaiki lift, agar lebih cepat sampai ke titik lokasinya peristiwa kebakaran tersebut.
“Setelah di lantai 5 pas di tempat kejadian kebakaran itu liftnya macet, jadi mereka terjebak di sana dan menghirup asap,” katanya.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews