Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmennya untuk menaikkan anggaran Program Bedah Rumah di tahun 2025.
"Pasti akan berbeda (jumlah), anggarannya akan naik. Kalau dengan kondisi sekarang Rp71 juta untuk satu rumah, nanti mungkin bisa naik Rp73 juta atau Rp75 juta untuk satu rumah," ujarnya, Jumat 19 Juli 2024.
Program Bedah Rumah ini mencakup pembongkaran dan pembangunan kembali menjadi rumah permanen yang lebih layak huni.
"Karena ini dibongkar mulai dari pondasi dan permanen. Jadi bukan semi permanen," tambah Benyamin.
Selain itu, peningkatan anggaran ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan desain dan material berkualitas tinggi yang akan digunakan di kuota pembedahan rumah tahun berikutnya.
Ia ingin agar tiap desain rumah menyesuaikan dengan kondusi kontur dan luas tanah di setiap lokasi. Selain itu, penggunaan baja ringan tidak hanya pada plafon, tapi juga bagian kusen.
"Kemudian tampilan luarnya ya pakai batu alam. Nanti mungkin memang indeksnya naik, tapi kita akan perhitungkan tambahan anggaran lagi," jelasnya rinci.
Menurutnya, komitmen Pemkot Tangsel untuk meningkatkan anggaran program Bedah Rumah ini diharapkan dapat membantu lebih banyak warga yang rumahnya tidak layak huni, menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
"Program ini merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Tangsel," tutup Benyamin.
Untuk diketahui, secara keseluruhan jumlah rumah yang dibedah di Kota Tangsel pada tahun 2024 ada sekitar 510 unit.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGCellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.
PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews