Connect With Us

Pemkot Tangsel Bakal Naikkan Anggaran Bedah Rumah Jadi Rp75 Juta Per Unit

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 19 Juli 2024 | 23:12

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meninjau hasil bedah rumah di Kecamatan Serpong, Selasa 16 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmennya untuk menaikkan anggaran Program Bedah Rumah di tahun 2025.

"Pasti akan berbeda (jumlah), anggarannya akan naik. Kalau dengan kondisi sekarang Rp71 juta untuk satu rumah, nanti mungkin bisa naik Rp73 juta atau Rp75 juta untuk satu rumah," ujarnya, Jumat 19 Juli 2024.

Program Bedah Rumah ini mencakup pembongkaran dan pembangunan kembali menjadi rumah permanen yang lebih layak huni.

"Karena ini dibongkar mulai dari pondasi dan permanen. Jadi bukan semi permanen," tambah Benyamin.

Selain itu, peningkatan anggaran ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan desain dan material berkualitas tinggi yang akan digunakan di kuota pembedahan rumah tahun berikutnya.

Ia ingin agar tiap desain rumah menyesuaikan dengan kondusi kontur dan luas tanah di setiap lokasi. Selain itu, penggunaan baja ringan tidak hanya pada plafon, tapi juga bagian kusen.

"Kemudian tampilan luarnya ya pakai batu alam. Nanti mungkin memang indeksnya naik, tapi kita akan perhitungkan tambahan anggaran lagi," jelasnya rinci.

Menurutnya, komitmen Pemkot Tangsel untuk meningkatkan anggaran program Bedah Rumah ini diharapkan dapat membantu lebih banyak warga yang rumahnya tidak layak huni, menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

"Program ini merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Tangsel," tutup Benyamin.

Untuk diketahui, secara keseluruhan jumlah rumah yang dibedah di Kota Tangsel pada tahun 2024 ada sekitar 510 unit.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill