Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmennya untuk menaikkan anggaran Program Bedah Rumah di tahun 2025.
"Pasti akan berbeda (jumlah), anggarannya akan naik. Kalau dengan kondisi sekarang Rp71 juta untuk satu rumah, nanti mungkin bisa naik Rp73 juta atau Rp75 juta untuk satu rumah," ujarnya, Jumat 19 Juli 2024.
Program Bedah Rumah ini mencakup pembongkaran dan pembangunan kembali menjadi rumah permanen yang lebih layak huni.
"Karena ini dibongkar mulai dari pondasi dan permanen. Jadi bukan semi permanen," tambah Benyamin.
Selain itu, peningkatan anggaran ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan desain dan material berkualitas tinggi yang akan digunakan di kuota pembedahan rumah tahun berikutnya.
Ia ingin agar tiap desain rumah menyesuaikan dengan kondusi kontur dan luas tanah di setiap lokasi. Selain itu, penggunaan baja ringan tidak hanya pada plafon, tapi juga bagian kusen.
"Kemudian tampilan luarnya ya pakai batu alam. Nanti mungkin memang indeksnya naik, tapi kita akan perhitungkan tambahan anggaran lagi," jelasnya rinci.
Menurutnya, komitmen Pemkot Tangsel untuk meningkatkan anggaran program Bedah Rumah ini diharapkan dapat membantu lebih banyak warga yang rumahnya tidak layak huni, menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
"Program ini merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Tangsel," tutup Benyamin.
Untuk diketahui, secara keseluruhan jumlah rumah yang dibedah di Kota Tangsel pada tahun 2024 ada sekitar 510 unit.
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Penertiban lapak liar di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlangsung ricuh karena mendapat perlawanan dari para pedagang.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews