Connect With Us

Diduga Terlibat Pelecehan Seksual, Pembina Pramuka di SMK Tangsel Dinonaktifkan Sebagai Guru

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 September 2024 | 13:47

Ilustrasi pelecehan seksual. (@TangerangNews / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-SMKN 5 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menonaktifkan guru sekaligus pembina Pramuka berinisial HDW, yang diduga menjadi terlibat dugaan pelecehan seksual.

"Yang bersangkutan per hari ini, 23 September 2024, sudah kami nonaktifkan. Dan terkait kelengkapan adminsitrasi akan kami kordinasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten," ungkap Kepala Sekolah SMKN 5 Tangsel, Rohmani Yusuf. 

Menurut Rohmani, pihaknya sama sekali tidak mengetahui jika HDW terlibat kasus pelecehan seksual pada tahun 2010. Sebab, sebelumnya tidak pernah ada laporan dari siswa, wali murid mau pun rekan guru terkait hal tersebut.

"Saya tidak mengetahui kasus yang terjadi sejak tahun 2010, sampai dengan saat ini, sehingga kami menganggap yang bersangkutan tidak pernah punya masalah. Dia juga tidak pernah mendapat laporan, baik dari orang tua peserta didik, dari peserta didik, ataupun dari rekan-rekan gurunya terkait tingkah lakunya itu," ungkapnya.

Namun sebagai langkah menyelamatkan lembaga dan juga peserta didik, Rohmani secara tegas melakukan langkah penonaktifan pembina Pramuka yang juga guru IPAS itu.

"Supaya jangan sampai ada korban lainnya," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah siswa di SMKN 5 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan aksi unjuk rasa, protes karena adanya dugaan pelaku pelecehan seksual menjadi pembina Pramuka di sekolah mereka.

Dari informasi yang beredar, mereka melakukan protes di depan sekolah. Lengkap dengan membawa spanduk berisi tuntutan mereka, untuk mengeluarkan guru pembina Pramuka berinisial D itu.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill