Connect With Us

22 Murid SMPN 8 Tangsel Terserang Cacar Air, Sekolah Jalankan Belajar Online

Yanto | Jumat, 25 Oktober 2024 | 16:55

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangsel Tabrani. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangsel Tabrani menyebut ada sebanyak 22 murid di SMPN 8 Tangsel yang terserang cacar air dan gondongan.

Hal ini sekaligus membantah pemberitaan yang sebelumnya menyebut ada 101 siswa yang terjangkit penyakit tersebut.

“Saat kami konfirmasi ke Kepala Dinas Kesehatan, itu hanya ada 22 orang. Jadi walaupun ada berita ada seratusan orang, faktanya hanya 22 kasus,” ujar Tabrani, Kamis 25 Oktober 2024.

Masih dikatakan Tabrani siswa dan siswi yang terkena penyakit cacar, telah mendapat perawatan secara intensif dan terus dilakukan pemantauan oleh Dinkes melalui Puskesmas Tangsel.

"Kita terus lakukan antisipasi untuk tidak terjadi penularan lebih banyak lagi," ujarnya.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Tangsel Deddy menjelaskan sekolah telah mendapatkan rekomendasi dari Puskesmas setempat untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

"Sekolah telah disarankan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar secara online dari tanggal 17 Oktober hingga 31 Oktober, selama 12 hari. Hal ini untuk mencegah penyebaran lebih lanjut," kata Deddy.

Beberapa imbauan juga sudah mulai disosialisasikan kepada seluruh orang tua murid, di antaranya soal standar protokol kesehatan, hingga melarang siswa yang demam masuk sekolah.

"Kita masih terus memantau perkembangannya. Kalau untuk penanganan dan antisipasi sudah kita lakukan seperti penyemprotan cairan disinfektan di tiap ruangan kelas," lanjutnya.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill