KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun asal Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang memiliki hobi makan semen, pasir, pecahan batu, dan tanah.
Akibat hobi anehnya tersebut, bocah ini menderita gizi buruk, dan terserang sejumlah penyakit lainnya. Kini, dia mendapatkan penanganan dari fasilitas kesehatan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Kami sudah melakukan intervensi gizi melalui petugas gizi, dokter, dan bidan desa dengan melakukan rujukan ke RSU Tangerang dan RSUD Pakuhaji,” kata Allan Sartana, Kepala Puskesmas Tegal Angus, Kecamatan Teluknaga dalam keterangannya, Kamis, 18 Agustus 2022.
Allan menjelaskan, pihaknya terus memantau dan mendampingi kondisi kesehatan anak keenam dari pasangan Jahani dan Sulis tersebut.
Adapun hasil pemeriksaan terakhir di RSU Pakuhaji, katanya, selain gizi buruk bocah ini juga dinyatakan menderita tuberkulosis (TBC) atau TB Paru dan anemia.
"Setelah melakukan pengecekan, sudah diberikan obat, dan pihak rumah sakit menganjurkan untuk kontrol ulang seminggu sekali," jelasnya.
Ia melanjutkan, pihaknya pun berencana merujuk bocah ini ke RSU Tangerang agar bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut khususnya dari dokter spesialis anak, spesialis jiwa serta spesialis gizi.
Ia menambahkan, pihak puskesmas berupaya memberikan motivasi orang tua sang anak agar melakukan pola asuh anak yang benar.
"Faktor pola asuh ini memiliki nilai penting yang mempengaruhi terjadinya hal tersebut, seperti kurangnya perhatian kepada anak," pungkasnya.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews