Connect With Us

Gegara Hobi Makan Semen dan Pasir, Bocah di Teluknaga Tangerang Menderita Gizi Buruk dan TBC

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:44

Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun asal Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang yang hobi makan semen dan pasir ditangani tim medis. (@TangerangNews.com / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun asal Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang memiliki hobi makan semen, pasir, pecahan batu, dan tanah.

Akibat hobi anehnya tersebut, bocah ini menderita gizi buruk, dan terserang sejumlah penyakit lainnya. Kini, dia mendapatkan penanganan dari fasilitas kesehatan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami sudah melakukan intervensi gizi melalui petugas gizi, dokter, dan bidan desa dengan melakukan rujukan ke RSU Tangerang dan RSUD Pakuhaji,” kata Allan Sartana, Kepala Puskesmas Tegal Angus, Kecamatan Teluknaga dalam keterangannya, Kamis, 18 Agustus 2022.

Allan menjelaskan, pihaknya terus memantau dan mendampingi kondisi kesehatan anak keenam dari pasangan Jahani dan Sulis tersebut.

Adapun hasil pemeriksaan terakhir di RSU Pakuhaji, katanya, selain gizi buruk bocah ini juga dinyatakan menderita tuberkulosis (TBC) atau TB Paru dan anemia. 

"Setelah melakukan pengecekan, sudah diberikan obat, dan pihak rumah sakit menganjurkan untuk kontrol ulang seminggu sekali," jelasnya.

Ia melanjutkan, pihaknya pun berencana merujuk bocah ini ke RSU Tangerang agar bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut khususnya dari dokter spesialis anak, spesialis jiwa serta spesialis gizi.

Ia menambahkan, pihak puskesmas berupaya memberikan motivasi orang tua sang anak agar melakukan pola asuh anak yang benar.

"Faktor pola asuh ini memiliki nilai penting yang mempengaruhi terjadinya hal tersebut, seperti kurangnya perhatian kepada anak," pungkasnya.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill