Connect With Us

Menderita Diabetes? Yuk Segera Berobat ke RSU Tangsel

Advertorial | Selasa, 18 Juni 2019 | 20:24

TIM Diabetic Center RSU Tangsel saat memberikan sosialisasi kesehatan kepada pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejak dibukanya Pelayanan Poliklinik Diabetic Center dua tahun silam, yakni pada tahun 2017, Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan telah mengobati ratusan pasien Diabetes. 

Setidaknya di tahun 2019 ini, Pelayanan Poliklinik yang lebih dikenal dengan sebutan Poli DM oleh para pasien RSU Tangsel, mencatat jumlah kunjungan sebanyak 322 pasien.

Poli DM ini beroperasi setiap hari, Senin sampai Jumat dengan jadwal pendaftarannya sama seperti layanan poliklinik lainnya, yaitu setiap hari Senin sampai Kamis pada pukul 06.30 WIB hingga 11.00 WIB, dan khusus untuk hari Jumat mulai pukul 06.30 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. 

TIM Diabetic Center RSU Tangsel saat memberikan sosialisasi kesehatan kepada pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan.

Tak hanya mengobati, dalam pelayanannya Poli DM yang ditangani oleh dr. Sintha dan dr. Retno ini juga memberikan edukasi kepada para pengunjung RSU Tangsel, khususnya kepada pasien DM itu sendiri, mengingat jumlah penderita DM di Tangsel semakin meningkat.

Edukasi-edukasi ini diberikan melalui seminar kesehatan yang rutin dilakukan setiap 1 bulan sekali di aula lantai 5 Gedung RSU Tangsel. Selain itu juga beberapa kegiatan dengan kegiatan yang variatif dan berguna bagi para penderita DM, seperti senam kaki untuk para penderita penyakit DM juga di lakukan secara rutin, dan Perawatan Luka bagi pasien penderita DM. 

Demi menjaga terlaksananya kegiatan mulia ini dr. Sintha dan dr. Retno membentuk tim yang terdiri dari ahli gizi (Mona, Wahyu), April (apoteker), retno (fisioterapi) dan para perawat (feby, fredy), serta dibantu oleh promkes RSU Tangsel yang dikenal dengan sebutan “TIM Diabetic Center RSU Tangsel”

Dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentu bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain harus mengerti materi, TIM Diabetic Center RSU Tangsel juga dipaksa harus mengerti kondisi psikologis masyarakat yang notabene sedang sakit dan menjadi pasien di RSU Tangsel.

Dengan brandingnya yang “Ramah, Nyaman, Peduli”, RSU Tangsel terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Dengan menyadari betul bahwa hubungan emosional yang baik antara pasien dengan para tenaga medis adalah hal yang harus selalu dijaga.

TIM Diabetic Center RSU Tangsel saat memberikan sosialisasi kesehatan kepada pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan.

Maka dari itu salah satu upayanya adalah dengan membuat grup WhatsApp yang bertujuan untuk memberikan edukasi-edukasi kesehatan kepada pasien Diabetes. Didalamnya para pasien akan diberi segala informasi seputar kegiatan maupun informasi tentang materi edukasi.

Salah satu pasien Pelayanan Poliklinik Diabetic Center RSU Tangsel yang berinisial JN, mengatakan bahwa dirinya puas dengan pelayanan dan perhatian yang diberikan oleh RSU Tangsel. 

“Bagus, pegawainya ramah-ramah, kita jadi makin gampang konsultasinya," ucapnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Rabu, 2 September 2026 | 13:43

ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill