Connect With Us

Dikritik Netizen Terapkan Syariah, RSUD Kota Tangerang: Kita Tidak Beda-bedakan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 11 Juni 2019 | 19:54

Kepala Humas RSUD Kota Tangerang Lulu Faradis (tengah) bersama staf (kiri) mengajak pasien muslim bernama Siti untuk berdoa sama-sama demi kesembuhan penyakit yang dideritanya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Penerapan prinsip syariah di RSUD Kota Tangerang dikritik warganet (netizen) karena dianggap diskriminatif. Pihak rumah sakit tipe C itu kemudian menegaskan pelayanan yang diterapkan tidak hanya untuk kaum muslim, melainkan untuk kaum non muslim juga.

"Dari berbagai macam etnis dan agama, pelayanan kami tidak ada perbedaan,” ujar Direktur RSUD Kota Tangerang, dr. Feriansyah kepada TangerangNews di RSUD Kota Tangerang, Selasa (11/6/2019).

Ia mengatakan, pelayanan di rumah sakit ini memang berupaya menerapkan prinsip syariah pasca Badan Layanan Umum milik Pemkot Tangerang ini menerima sertifikasi rumah sakit syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia pada Maret 2019.

Sehingga, lanjut dia, ada delapan standar pelayanan yang menjadi ketentuan dari Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) untuk diterapkan berbasis prinsip syariah.

Bunyi delapan poin itu di antaranya, jelasnya, mengucapkan basmalah sebelum menelan obat, memasang kateter sesuai gender, edukasi mengenai keislaman, jadwal operasi tidak boleh bentrok dengan waktu salat, pemberian hijab bagi pasien perempuan, menyediakan pakaian penutup aurat terutama untuk ibu menyusui, menjaga aurat di kamar operasi, serta menjaga khalwat dan ikhtilath.

“Jadi pelayanannya menyesuaikan, tidak ada paksaan. Jadi ketika pasien ke RS akan dirawat inap, kita ada namanya general concern . Kita sampaikan informasi terkait proses pelayanan di sini, nanti pasien setuju atau tidak,” jelasnya.

Menurutnya, diraihnya sertifikasi syariah merupakan pencapaian RSUD Kota Tangerang. Pasalnya, baru RSUD Kota Tangerang yang menerima sertifikasi tersebut se-Indonesia, terkecuali di Provinsi Aceh.

Ia juga melanjutkan bahwa diraihnya sertifikasi syariah ini tak hanya bermanfaat bagi kaum muslim. Sebab, selain seluruh sarana penunjang yang dijamin halal, kegiatan bimbingan kerohanian dan keagamaan juga ditawarkan kepada mereka yang beragama non muslim.

Bahkan, kegiatan bimbingan kerohanian yang tidak bersifat paksaan itu sudah berlangsung sejak setahun terakhir lewat penerapan program Sapa Cinta yang diimplementasikan unit humas RSUD Kota Tangerang. 

“Jadi prosesnya itu panjang, paling sulit itu memberikan sosialisasi karena keberagaman itu, masyarakat pikirnya mensyiarkan Islam. Padahal tidak. Karena untuk non muslim pun kita berikan bimbangan kerohanian jika dia bersedia yang bekerjasama dengan pemuka agama (masing-masing),” paparnya.

Sementara itu, Siti Ngaisah, pasien yang telah dirawat di RSUD Kota Tangerang sejak enam hari terakhir karena menderita penyakit demam berdarah (DBD) mengapresiasi pelayanan kerohanian dan keagamaan. Pasalnya, ia bersyukur karena mendapatkan doa untuk kesembuhannya.

"Saya sudah 6 hari dirawat. Sakit DBD. Kalau menurut saya baik karena teratur. Secara rohani, Alhamdulillah karena didoakan agar cepat sembuh juga," ucapnya.

 

Warga lainnya, Sonta, seorang istri yang tengah mendampingi suaminya karena menjalani rawat inap di RSUD Kota Tangerang juga mengaku merasakan manfaat bimbingan kerohanian. Penganut agama Kristen itu mengapresiasi pelayanan rumah sakit. Ia mengatakan, suaminya bersedia menjalani kegiatan kerohanian keagamaan lagi.

"Bagus. Dari awal Sapa Cinta, saya juga pernah dapatkan pelayanan itu (bimbingan kerohanian)," imbuhnya.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Selasa, 22 September 2026 | 22:27

Kasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill