Connect With Us

BPBD Tangsel Himbau Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi di Akhir Tahun

Yanto | Jumat, 13 Desember 2024 | 15:16

Staff Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Tangsel Sutrisno. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaannya dalam menghadapi bencana hidrometeorologi berupa, hujan deras disertai angin kencang, petir, longsor, puting beliung dan banjir.

Staff Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Tangsel Sutrisno menyampaikan puncak musim penghujan diprediksi akan berlangsung hingga akhir Januari 2025.

“Masyarakat perlu meningkatkan siaga bencana hidrometereologi akibat peningkatan curah hujan yang tinggi, yang saat ini sudah masuk dilevel tanggap darurat bencana alam, seperti longsor dan banjir apalagi Tangsel masuk wilayah berlempeng,” ungkapnya. Jumat 13 Desember 2024.

Sutrisno menambahkan, untuk di wilayah Tangsel yang perlu diwaspadai yakni banjir kiriman dari wilayah Bogor.

“Angin puting beliung di wilayah Tangsel, sementara untuk tanah longsor di wilayah tersebut sering terjadi," katanya.

Berdasarkan data keterangan prakiraan potensi banjir terjadi di bulan Desember Tahun 2024 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Selanjutnya, berdasarkan prakiraan potensi terjadi gerakan tanah pada bulan Desember 2024 yang dikeluarkan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM, maka diperlukan upaya pencegahan dalam meminimalisasi dampak ancaman bencana banjir dan gerakan tanah (longsor) yang mungkin timbul.

Menindaklanjuti informasi tersebut, diharapkan BPBD Provinsi dapat memberikan pendampingan BPBD Kabupaten/Kota untuk menyiapkan langkah-langkah konkrit, guna antisipasi kejadian tersebut.

"Tangsel ini masuk daftar tanah bergerak yang diikuti kota Cilegon, serang, Lebak, Pandeglang dan terakhir Tangerang," imbuhnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill