Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Malam puncak Tahun Baru 2025 diwarnai aksi perampokan di SPBU Shell kawasan Bintaro, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Berdasarkan dari Polda Metro Jaya, peristiwa itu terjadi pada Rabu 01 Januari 2025 sekitar Pukul 03.00 WIB. Awalnya datang satu pelaku yang mengenakan jaket ojek online (ojol), dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Street warna hitam tanpa plat nomor.
Pelaku langsung menuju ke ruang kantor. Saat itu, seorang pegawai SPBU yang sedang menginput laporan mendengar suara pintu diketuk.
Ketika korban membuka pintu, ia langsung ditodong oleh pelaku dengan senjata api jenis pistol warna hitam.
Kemudian pelaku menanyakan kunci brankas. Korban menghubungi rekannya untuk membawa kunci tersebut. Rekan korban masuk ke dalam kantor kaget melihat korban sedang ditodong senjata api.
Selanjutnya, pelaku menyuruh korban dan rekannya untuk membuka ruangan tempat menyimpan brankas. Lalu, pelaku menyuruh rekan korban untuk memasukan uang yang nominalnya kurang lebih Rp60 juta ke dalam tas pelaku.
Setelah menggasak semua uang, pelaku mengambil ponsel korban dan menaruhnya di depan ruangan brankas, serta mengunci pintu brankas dari luar.
Sekitar pukul 03.30 WIB, rekan korban tiba-tiba mendengar teriakan dari dalam ruang brankas dan membantu korban keluar dari ruangan tersebut yang kuncinya ditinggal oleh pelaku.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGPersoalan banjir yang membayangi warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat,
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews