Connect With Us

Perampok Sadis Bunuh Karyawan dan Gasak 2 Mobil di Pergudangan Pasar Kemis Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 30 Juni 2024 | 19:03

Jajaran Satreskrim Polresta Tangerang, Polda Banten saat melakukan olah TKP kasus perampokan disertai pembunuhan di PT Jati Jaya, Pergudangan Sunrisse, Desa Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa 25 Juni 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang, Polda Banten menangkap pelaku perampokan disertai pembunuhan di PT Jati Jaya, Pergudangan Sunrisse, Desa Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Dalam aksinya, pelaku berinisial RR membunuh karyawan gudang dengan cara memukul kepalanya menggunakan besi. Kemudian menggasak dua unit mobil dari gudang tersebut.

Terungkapnya peristiwa ini berawal dari adanya laporan temuan mayat di PT Jati Jaya, pada Selasa 25 Juni 2024, sekitar pukul 06.30 WIB.

"Raden, pemilik PT saat masuk ke dalam gudang, melihat banyak bercak seperti darah di lantai dan menemukan terpal diikat dengan tali, bentuknya seperti membungkus seseorang," kata Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Arief N Yusuf, Minggu 30 Juni 2024.

Saat diperiksa ternyata terpal itu berisi jasad salah satu karyawan PT Jati Jaya berinisial S. Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya dibawa ke rumah sakit RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Atas temuan itu, tim penyidik pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sebagai langkah penyelidikan awal penyebab kematian korban.

Hasil identifikasi, kasus ini merupakan pembunuhan dan aksi perampokan. Sebab, di sebagian tubuh korban terdapat tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul.

"Ditambah ada dua unit mobil di lokasi kejadian hilang, yakni jenis Daihatsu Luxio warna silver metalik yang terparkir di dalam gudang dan Suzuki Pick Up warna Hitam milik pemilik gudang," terang Arief.

Kemudian, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, CCTV di area tempat kejadian, serta berkoordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota, petugas langsung berhasil mengidentifikasi identitas dan melacak keberadaan pelaku. 

"Pelaku berinisial RR teridentifikasi pada Kamis 27 Juni 2024 sekira pukul 19.00 WIB, sedang berada di daerah Selapajang, Neglasari Kota Tangerang, hingga akhirnya berhasil ditangkap," ujar Arief.

Kepada petugas, pelaku mengakui telah melakukan pencurian dan pembunuhan terhadap karyawan PT Jati Jaya. Ia memukul kepala korban dengan menggunakan alat berupa besi tumpul seberat 2.5 kg.

Selanjutnya, sebagai langkah pendalaman dalam penanganan kasus tersebut, pelaku diamankan dan dibawa ke Mapolresta Tangerang.

Atas perbuatanya, pelaku disangkakan dengan pasal berlapis yakni Pasal 365 KUHP dan atau kejahatan terhadap jiwa orang Pasal 338 KUHP dan Atau Pasal 340 KUHP.

"Ancamannya hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup," tegas Arief.

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill