Connect With Us

Polisi Buru Begal yang Bacok Santri di Cikupa Mas Tangerang

Yanto | Selasa, 19 Maret 2024 | 21:30

Seorang santri berlumuran darah usai diserang begal di kawasan Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu 17 Maret 2024, pagi. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kasus pembegalan hingga melukai seorang santri di kawasan Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Senin 18 Maret 2024, tengah diselidiki pihak Kepolisian.

"Korban sudah melapor, Polsek Cikupa akan melakukan pengembangan mengenai kasus diduga pembegalan dan akan melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa AKP Teddy, Selasa 19 Maret 2024

Menurutnya korban berinsial S, 24, merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Faizun.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban yang berboncengan sepeda motor bersama temannya, hendak berangkat dari Bojong ke ponpes yang berlokasi di Pasir Gadung, Cikupa.

Namun saat di pertengahan jalan, keduanya ternyata diikuti orang tidak dikenal. Pelaku mencoba merampas motor korban. Namun diduga ada perlawanan, pelaku langsung membacok korban di bagian kepala dan tangan.

Beruntung di lokasi ada security yang menolong korban. Sementara pelaku langsung melarikan diri.

"Alhamdulillah korban tidak mengalami luka serius. Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polsek Cikupa pada saat malam harinya. Sekarang korban dirawat di RS Metro Hospital Cikupa," terang Teddy.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

TANGSEL
Kali di Serpong Berwarna Putih, Diduga Tercemar Akibat Kebakaran Gudang Pestida Taman Tekno

Kali di Serpong Berwarna Putih, Diduga Tercemar Akibat Kebakaran Gudang Pestida Taman Tekno

Senin, 9 Februari 2026 | 16:09

Aliran kali di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berada di belakang Pergudangan Taman Tekno, berubah warna mrnjadi putih susu dan mengeluarkan aroma menyengat bahan kimia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill