Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Kasus pembegalan hingga melukai seorang santri di kawasan Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Senin 18 Maret 2024, tengah diselidiki pihak Kepolisian.
"Korban sudah melapor, Polsek Cikupa akan melakukan pengembangan mengenai kasus diduga pembegalan dan akan melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa AKP Teddy, Selasa 19 Maret 2024
Menurutnya korban berinsial S, 24, merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Faizun.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban yang berboncengan sepeda motor bersama temannya, hendak berangkat dari Bojong ke ponpes yang berlokasi di Pasir Gadung, Cikupa.
Namun saat di pertengahan jalan, keduanya ternyata diikuti orang tidak dikenal. Pelaku mencoba merampas motor korban. Namun diduga ada perlawanan, pelaku langsung membacok korban di bagian kepala dan tangan.
Beruntung di lokasi ada security yang menolong korban. Sementara pelaku langsung melarikan diri.
"Alhamdulillah korban tidak mengalami luka serius. Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polsek Cikupa pada saat malam harinya. Sekarang korban dirawat di RS Metro Hospital Cikupa," terang Teddy.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGMenanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews