Connect With Us

Pemuda di Binong Tangerang Dibegal, Motor Dirampas dan Telinganya Nyaris Putus Disabet Sajam

Yanto | Jumat, 9 Februari 2024 | 01:07

Ilustrasi Begal. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda jadi korban pembegalan di Jalan Raya Binong, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu 7 Februari 2024.

Bahkan telinga korban berinisial AK, 21, ini nyaris putus karena disabet pelaku dengan senjata tajam (sajam).

Menurut keterangan salah satu warga, Ade Permana, peristiwa yang menimpa korban itu terjadi sekitar pukul 02.10 WIB.

Pada saat itu, korban berteriak meminta tolong ke warga setempat sambil memegang telinga dengan darah yang bercucuran di pipi.

“Saya dengar korban teriak minta tolong sambil megang kupingnya (daun telinga) yang berlumuran sama darah,” kata Ade, Kamis 8 Februari 2024.

Korban yang merupakan warga Kampung Sangiang, Kelurahan Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang ini juga kehilangan sejumlah barang berharga karena dirampas pelaku. 

“Kendaraan roda dua (motor) dan uang dibawa kabur sama pelaku pembegalan. Lalu, korban langsung di bawa ke RS Qadr Islamic untuk diberikan pertolongan," terang Ade.

Saat dikonfirmasi, Kanitreskrim Polsek Curug Polres Tangsel AKP Nurbianto membenarkan terkait kasus pembegalan tersebut.

Kronologi peristiwa itu berawal ketika korban sedang menemani rekannya Samsul Bhakri yang berjualan buah durian di Jalan Raya Binong.

"Tidak lama kemudian datang seorang pria membeli buah durian. Saat pria itu membayar dengan uang Rp100 ribu, ternyata tidak ada kembaliannya," ujarnya.

Maka, korban bermaksud menukarkan uang Rp100 ribu tersebut ke toko sembako madura yang jaraknya cukup jauh. Korban lalu pergi dengan mengendari sepeda motor Honda Beat warna hitam yang plat nomornya belum diketahui.

Ketika hampir sampai di warung madura, korban melihat ada tiga laki-laki berboncengan dengan satu sepeda motor berhenti di belakangnya.

"Tiba-tiba salah satu pelaku turun dari sepeda motor membacok kepala korban dari arah belakang sebanyak satu kali," terang Nurbianto.

Korban pun langsung melarikan diri meminta pertolongan dengan meninggalkan sepeda motor miliknya.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka bacok pada bagian kepala kanan atau di atas kuping kanan sepanjang kurang lebih 5 sentimeter.

"Sepeda motornya hilang dibawa pelaku. Kerugian diperkirakan sebesar Rp6 juta," ujar Nurbianto.

Korban terselamatkan setelah mendapat pertolongan dan perawatan dokter RS Qadar Islamic Karawaci dan sudah dibawa pulang berobat jalan.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

KAB. TANGERANG
PLN Resmikan SPKLU 400 kW di Scientia Garden Gading Serpong

PLN Resmikan SPKLU 400 kW di Scientia Garden Gading Serpong

Minggu, 15 Februari 2026 | 13:09

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meresmikan fasilitas pengisian daya berkapasitas besar dengan hadirnya SPKLU Center Signature 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill