Connect With Us

Kecelakaan Tragis Motor dan Mobil di Graha Raya Serpong, 1 Tewas

Yanto | Minggu, 12 Januari 2025 | 16:20

Kecelakaan motor dan mobil di Jalan Boulevard Graha Raya, Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 11 Januari 2025, sore. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Boulevard Graha Raya, Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 11 Januari 2025, sore.

Kecelakaan yang melibatkan satu unit mobil dan sepeda motor itu mengakibatkan satu orang tewas.

Agung, seorang pengemudi ojek online mengatakan mobil minibus bernopol BE-1685-AAF sampai terguling. Sementara dua orang pengendara motor bernopol B-4921-NBA terkapar.

"Satu orang di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala," ujarnya.

Menurutnya pengemudi mobil diketahui sedang membawa penumpang istri dan anaknya. Namun tidak mengalami luka-luka. Hanya saja kondisi mobil ringsek akibat terguling.

Kanit Lakalantas Polres Tangsel IPDA Marulloh saat dihubungi melalui pesan singkat terkait peristiwa tersebut belum menjawab.

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill