Connect With Us

DPRD Tangsel Minta Disperindag Turun Tangan Pastikan Kelancaran Distribusi LPG 3 Kg

Yanto | Senin, 3 Februari 2025 | 18:25

Anggota Komisi 1 DPRD Tangsel dari Fraksi PSI Alex Prabu. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi I DPRD Tangsel dari Fraksi PSI Alex Prabu menyoroti terkait kelangkaan gas LPG 3 Kg yang menyebabkan antrean panjang masyarakat di sejumlah agen gas.

Ia menilai perubahan sistem pembelian yang sedang disiapkan pemerintah menjadi salah satu penyebab terjadinya krisis pasokan di masyarakat.

“Saat ini, masyarakat diimbau untuk membeli gas 3 kg di pangkalan resmi. Namun, kebijakan dari pusat yang menyebabkan kelangkaan. Seharusnya didahului dengan evaluasi dan masukan dari daerah,” ujar Alex Prabu, Senin 3 Februari 2025.

Menurutnya, pemerintah seharusnya mempertimbangkan kondisi di lapangan sebelum mengubah sistem distribusi.

Kebijakan semacam ini perlu disosialisasikan secara luas melalui dinas terkait ataupun media lokal agar masyarakat, khususnya kelompok kecil seperti pelaku usaha mikro, petani, dan nelayan, tidak terdampak secara mendadak.

"Seharusnya ada sosialisasi terlebih dahulu agar kebijakan ini tidak memicu gejolak dan kepanikan di masyarakat,” tegasnya.

Alex juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel untuk segera mengambil langkah-langkah antisipatif.

Salah satunya adalah dengan berkoordinasi dengan pihak terkait, guna memastikan distribusi berjalan lancar serta menghindari terjadinya penimbunan atau penyalahgunaan pasokan gas bersubsidi.

Sampai saat ini, masyarakat Tangsel masih kesulitan mendapatkan gas melon tersebut, dengan antrean panjang di beberapa pangkalan resmi.

Kelangkaan ini membuat harga di tingkat pengecer melambung, sehingga menambah beban bagi masyarakat kecil yang bergantung pada gas bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

"Pemerintah pusat diharapkan dapat segera memberikan kejelasan mengenai sistem pembelian baru ini agar masyarakat tidak semakin dirugikan," tegasnya.

Sementara itu, masyarakat disarankan untuk tetap membeli gas di pangkalan resmi, guna menghindari kenaikan harga yang tidak wajar.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANTEN
Gubernur Banten Beberkan Progres MRT Kembangan-Balaraja

Gubernur Banten Beberkan Progres MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 November 2026 | 15:08

Gubernur Banten Andra Soni membeberkan perkembangan terbaru terkait rencana pembangunan rute Mass Rapid Transit (MRT) Kembangan–Balaraja.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 20:04

Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill