Connect With Us

Jelang Pilgub, Kesbangpolinmas Tangsel Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

| Rabu, 27 Juli 2011 | 21:16

Logo Kota Tangsel ( / )

TANGERANG—Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten hanya tinggal sekitar tiga bulan lagi. Suhu politik pun kian menghangat. Bila tidak diantisipasi sejak dini, tidak mustahil gara-gara hajat politik lima tahunan itu akan menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat.

Untuk mencegah terjadinya konflik jelang Pilgub khususnya di Kota Tangsel, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Tangsel sudah menjalin kerja sama dengan KPU dan Panwaslu di wilayah tersebut. Kerja sama ini dalam rangka mencegah dan meminimalisir aktivitas yang bisa memunculkan konflik/pertikaian yang dilakukan oleh organisasi massa atau kelompok masyarakat tertentu.

Menurut Kepala Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga Kesbangpolinmas Kota Tangsel TB. Suradi, meskipun Pilgub Banten ranahnya Provinsi Banten, tapi pihaknya tetap memiliki kepentingan. Hal ini untuk menjamin situasi di Kota Tangsel tetap berlangsung aman dan kondusif.

“Kita ingin Pilgub berjalan lancar dan tidak menimbulkan gejolak apapun. Makanya kami mengimbau kepada masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu atau berita yang tidak benar,” kata Suradi.

Demi mewujudkan tahapan Pilgub yang lancar tanpa konflik dan keributan, Suradi mengaku sudah bekerja sama dengan Panwaslu dan KPU. Kerja sama ini adalah terkait penyelenggaraan kegiatan yang di dalamnya melibatkan atau menghimpun anggota dari ormas tertentu dengan jumlah yang besar.

“Kongkritnya, setiap ormas yang akan mengadakan kegiatan yang akan mengundang kandidat calon gubernur atau pihak tertentu yang berhubungan dengan kandidat tersebut harus mengajukan ijin ke Kesbangpolinmas. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Suradi.

Demikian juga jika masyarakat mengetahui telah terjadi pelanggaran tahapan Pilgub. Suradi meminta agar hal itu dilakukan melalui tahapan dan jalur yang sebenarnya.

“Misalnya melaporkan ke Panwaslu. Jadi jangan bertindak sendiri-sendiri, karena semua sudah diatur,” jelasnya.

Menurut Suradi, selain menjalin kerja sama dengan KPU dan Panwaslu, dalam mencegah konflik, Kesbangpolinmas Kota Tangsel juga akan memaksimalkan lembaga-lembaga yang sudah ada. Misalnya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Penyelesaian Konflik Daerah (FPKD) yang pendiriannya diatur melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Suradi mengutarakan, bahwa langkah yang dilakukan Kesbangpolinmas Kota Tangsel dalam menangani konflik sejauh ini sudah berlangsung baik. Bahkan, penilaian itu juga dilakukan oleh Pemprov Banten. Yang membanggakan katanya, Kota Tangsel adalah daerah yang terbaik dalam menangani konflik.

“Walaupun katanya Kota Tangsel termasuk lima besar daerah yang berpotensi konflik di Indonesia, tapi penanganannya menjadi yang terbaik di Provinsi Banten. Hasil ini adalah berkat kerja keras semua pihak yang bersama-sama menjaga suasana di Kota Tangsel tetap damai dan kondusif,” tandas Suradi. (ADV)     

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Pindahkan Jemaat POUK Tesalonika Beribadah Sementara di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga

Bupati Tangerang Pindahkan Jemaat POUK Tesalonika Beribadah Sementara di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga

Sabtu, 4 April 2026 | 21:21

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memastikan jemaat POUK Tesalonika di Kecamatan Teluknaga dapat kembali melaksanakan ibadah di aula eks Kantor Kecamatan Teluknaga yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

KOTA TANGERANG
Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Jumat, 3 April 2026 | 21:34

Suasana Balai Warga RW 03 Kelurahan Pondok Bahar, Karang Tengah, seketika berubah menjadi ruang diskusi hangat pada Kamis 2 April 2026 sore.

SPORT
Indomilk Arena Masih Belum Bisa Digunakan Usai Diterjang Puting Beliung, Laga Persita Vs Arema Ngungsi ke BIS

Indomilk Arena Masih Belum Bisa Digunakan Usai Diterjang Puting Beliung, Laga Persita Vs Arema Ngungsi ke BIS

Sabtu, 4 April 2026 | 21:40

Persita Tangerang dipastikan akan menjalani laga kandang menghadapi Arema FC pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Banten International Stadium, Jumat, 10 April 2026,pukul 19.00 WIB, mendatang.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill