Connect With Us

Ormas Kuasai Aset Pemerintah Dinilai Akibat Pemkot Tangsel Tidak Tegas

Yanto | Minggu, 25 Mei 2025 | 14:16

Pengamat Politik Fernando Emas. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pengamat politik Fernando Emas menyoroti masalah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel yang dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).

Seperti lahan parkir RSU Tangsel yang diduduki ormas sejak tahun 2017, hingga akhirnya terjadi konflik saat pengelolaannya hendak diambil alih.

Ia menyebut Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie tak memahami secara menyeluruh kondisi aset daerah di wilayahnya. 

“Selama ini Wali Kota Tangsel tidak memahami secara menyeluruh kota yang dia pimpin, seperti enggak paham sehingga ketika ada aset daerah RSU yang dikuasai ormas tidak diketahui,” ujarnya, Sabtu 24 Mei 2025.

Fernando bahkan meragukan alasan Benyamin yang mengaku tidak mengetahui adanya penguasaan lahan parkir di RSU yang berlokasi di Pamulang tersebut.

“Kalau alasan tidak masuk akal itu hanya mengada-ada, sehingga agak tidak yakin kalau beliau tidak tahu, pasti ada sesuatu apakah memberikan dukungan politik,” tegasnya.

Fernando juga mengkritik lemahnya pengelolaan aset publik yang seharusnya diatur dan dijalankan secara resmi melalui prosedur yang sah.

 Ia menilai adanya indikasi pembiaran dari pihak Pemkot terhadap kelompok-kelompok ormas.

“Iya, mangkanya seharusnya seperti yang disampaikan wali kota, bahwa untuk lahan parkir kantor pemerintah itu harusnya dikelola perusahaan resmi,” jelasnya.

“Kemudian ada tahapan-tahapan yang dilakukan ketika mereka akan mengajukan pengelolaan terkait hal itu. Jadi ini bisa dianggap sebagai pembiaran kepada mereka,” lanjutnya.

Dalam penjelasannya, Fernando bahkan menyebut kasus seperti ini bukan hanya terjadi di RSU, tetapi juga di instansi pemerintah pusat seperti BMKG yang juga berlokasi di wilayah Tangsel.

“Jadi mungkin saja Pemkot tidak berani terhadap ormas-ormas ini. Contohnya BMKG kan termasuk wilayah Tangsel juga kan,” katanya.

“Walaupun bukan aset Pemkot Tangsel, tetapi bagaimana Pemkot Tangsel memahami yang terjadi kalau sampai kantor pemerintahan bisa dikuasai ormas sampai aset pribadi,” ujarnya.

Fernando menegaskan bahwa lemahnya kontrol dan ketidaktegasan Pemkot Tangsel bisa berdampak serius terhadap iklim investasi dan kenyamanan masyarakat.

“Jadi bagaimana masyarakat bisa hidup tenang, perusahaan bisa berinvestasi dengan baik, kalau seperti ini situasinya,” tutupnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill